Resep Laksa Banjar Khas Banjarmasin yang Gurih Santan dan Pedas Pas

Hai, teman dapur! Bayangkan kamu sedang menyeruput kuah santan kental yang hangat, aroma rempah langsung menyeruak, dan gigitan mie laksa yang kenyal di antara suwiran ikan gabus. Itulah kenikmatan resep Laksa Banjar yang kami bawa dari Banjarmasin ke dapur kamu hari ini. Di Sendok Sejagat, kami selalu suka resep yang bikin kamu merasa seperti lagi duduk di tepi Sungai Martapura sambil ngobrol santai.

Kamu nggak perlu khawatir ribet. Kami sudah puluhan kali mencoba resep ini di dapur, dan hasilnya selalu bikin keluarga minta tambah. Yuk, kita masak bareng supaya kamu bisa rasakan sendiri tekstur kuah yang creamy dan pedas yang pas di lidah.

Asal-usul Laksa Banjar Khas Banjarmasin

Laksa Banjar lahir dari perpaduan budaya masyarakat Banjar di Kalimantan Selatan. Hidangan ini tumbuh di Banjarmasin sebagai makanan sehari-hari pedagang sungai yang butuh energi sepanjang hari. Berbeda dengan laksa di daerah lain, versi Banjar pakai ikan gabus atau haruan sebagai andalan kuahnya.

Karena itu, kuahnya berwarna kekuningan alami dan kental santan. Rempah-rempah lokal seperti kunyit, serai, dan sambal habang memberi warna serta rasa yang khas. Sementara itu, mie laksa-nya bukan bihun biasa, melainkan dari tepung beras yang dibentuk gulungan kecil lalu dikukus.

Kami di tim Sendok Sejagat merasa resep ini begitu spesial karena mencerminkan kekayaan sungai Kalimantan. Selain itu, hidangan ini sering muncul di acara keluarga besar maupun warung pinggir jalan. Kamu pasti setuju, rasanya seperti pelukan hangat dari tanah Banjar.

Bahan-bahan lengkap resep Laksa Banjar autentik seperti ikan gabus segar, tepung beras, santan, bawang merah, kunyit, serai dan daun jeruk tersusun rapi di dapur rumah

Bahan-bahan untuk 6 porsi

Untuk mie laksa:

  • 250 gram tepung beras
  • 500 ml air
  • ½ sendok teh garam
  • 1 sendok makan minyak goreng
  • Sedikit air kapur sirih (opsional, untuk tekstur kenyal)

Untuk kuah:

  • 1 ekor ikan gabus (sekitar 600-700 gram, bersihkan)
  • 1,5 liter santan sedang (dari 750 gram kelapa parut)
  • 1,5 liter air untuk merebus ikan

Bumbu halus:

  • 8 butir bawang merah
  • 4 siung bawang putih
  • 4 butir kemiri
  • 3 cm kunyit
  • 2 cm jahe
  • 2 cm lengkuas
  • 1 sendok teh ketumbar bubuk
  • 1 sendok teh merica bubuk
  • Garam dan gula merah secukupnya

Bumbu aromatik:

  • 2 batang serai, memarkan
  • 4 lembar daun salam
  • 3 lembar daun jeruk purut
  • 2 sendok makan minyak untuk menumis

Pelengkap:

  • Bawang goreng secukupnya
  • Irisan daun bawang dan seledri
  • Sambal rawit atau sambal habang
  • Jeruk nipis
  • Kerupuk udang (opsional)

Cara Memasak Langkah demi Langkah

  1. Kamu rebus ikan gabus dalam 1,5 liter air mendidih selama 15 menit hingga matang. Angkat ikan, pisahkan dagingnya, suwir kasar, dan sisihkan kaldu rebusannya. Tulang ikan kamu buang saja.
  2. Di tahap ini, siapkan adonan mie laksa. Campur tepung beras, garam, minyak, dan air panas. Aduk cepat hingga setengah matang dan kalis. Kalau pakai air kapur sirih, tambahkan sedikit agar mie lebih kenyal nanti.
  3. Kemudian kukus adonan menggunakan cetakan putu mayang atau pipihkan tipis di atas daun pisang yang dioles minyak. Kukus selama 10 menit hingga matang. Angkat dan sisihkan.
  4. Sementara itu, haluskan semua bumbu halus dengan blender atau ulekan. Kami lebih suka ulekan karena aromanya lebih harum dan alami.
  5. Panaskan minyak di wajan. Tumis bumbu halus bersama serai, daun salam, daun jeruk, dan lengkuas hingga harum dan berubah warna. Aroma ini yang bikin kuah spesial.
  6. Setelah itu, tuang kaldu rebusan ikan ke dalam tumisan bumbu. Aduk rata, lalu masukkan suwiran daging ikan gabus. Biarkan mendidih sebentar supaya bumbu meresap.
  7. Dengan begitu, tambahkan santan sedang sambil terus diaduk pelan. Jangan sampai santan pecah, ya. Masak dengan api sedang hingga kuah mengental dan mendidih perlahan.
  8. Di tahap ini, cicipi rasa. Tambahkan garam dan gula merah sesuai selera. Kuah harus gurih, pedas ringan, dan beraroma rempah yang kuat.
  9. Kemudian siapkan mangkuk saji. Masukkan mie laksa yang sudah matang, tuang kuah panas beserta suwiran ikan, lalu taburi bawang goreng, daun bawang, dan seledri.
  10. Sajikan segera dengan sambal, jeruk nipis, dan kerupuk. Kamu bisa tambah telur rebus kalau suka variasi.

Tips Sukses Membuat Laksa Banjar di Rumah Beserta Variasinya

  • Gunakan ikan gabus segar agar kuah lebih gurih dan tidak amis. Kalau susah dapat, ikan selar bisa jadi pengganti tapi rasa khasnya agak beda.
  • Jangan mendidihkan santan terlalu kencang karena santan mudah pecah. Aduk terus dengan api kecil setelah santan masuk.
  • Mie laksa homemade jauh lebih kenyal daripada bihun instan. Kalau buru-buru, rendam bihun biasa dulu tapi teksturnya kurang autentik.
  • Haluskan bumbu secukupnya. Kalau terlalu kasar, aroma rempah tidak keluar maksimal.
  • Simpan kuah di kulkas maksimal 2 hari. Panaskan lagi sebelum disajikan agar tetap segar.
  • Variasi: Tambahkan tahu goreng atau telur pindang untuk protein tambahan. Beberapa keluarga di Banjarmasin suka tambah sambal habang lebih banyak biar pedas nendang.
  • Kesalahan umum: Terlalu banyak air saat merebus ikan. Kaldu jadi encer dan kuah kurang kental.
  • Kalau kamu suka masakan berkuah khas Kalimantan lain, coba resep soto banjar yang creamy ini untuk variasi menu minggu depan.
  • Selain itu, kamu juga bisa jelajahi kategori resep masakan Nusantara kami yang penuh hidangan autentik dari tepian Sungai Martapura.
  • Sajikan langsung saat panas. Laksa Banjar paling enak dimakan hangat karena tekstur mie dan kuahnya paling pas.

Kamu sudah siap mencoba resep Laksa Banjar ini di rumah? Kami jamin, sekali buat pasti ketagihan. Sajikan untuk keluarga atau teman, dan rasakan bagaimana satu mangkuk ini bisa bawa kamu liburan ke Banjarmasin tanpa keluar rumah. Selamat memasak, teman! Semoga dapur kamu penuh tawa dan aroma harum hari ini.

News Feed