Hai, teman dapur yang suka camilan manis gurih yang terasa spesial! Di Sendok Sejagat, kami senang mengajak kamu bermain dengan bahan sederhana tapi hasilnya bikin takjub. Bayangkan kamu menggigit bola kentang kenyal yang hangat, lalu menemukan plum matang yang lembut, manis asam, dengan sentuhan kayu manis di dalamnya—kemudian kamu menyiramnya dengan mentega cokelat renyah dan menaburkan gula kayu manis di atasnya. Zwetschgenknödel ini seperti kejutan kecil dari dapur Austria: luar lembut, dalam berair, dan rasanya langsung bikin senyum. Cocok sekali untuk musim plum atau saat ingin dessert hangat yang tidak terlalu berat. Yuk, kita buat bareng di rumah. Kami menjamin setelah satu gigitan kamu akan ingin membuatnya lagi besok!
Asal-usul Zwetschgenknödel Khas Austria
Zwetschgenknödel berasal dari Austria, terutama wilayah Wachau dan Lower Austria, tempat kebun plum Zwetschge (plum biru kecil) tumbuh subur. Hidangan ini sudah ada sejak abad ke-19 sebagai makanan musiman petani—menggunakan kentang sisa panen dan plum segar yang melimpah di akhir musim panas. Nama Zwetschgenknödel berarti bola kentang isi plum, dan para juru masak membentuknya dengan tangan sambil menggulung adonan hingga menjadi bulat lonjong. Dahulu banyak keluarga menyajikannya sebagai hidangan utama ringan atau pencuci mulut setelah makan siang bersama. Sekarang zwetschgenknödel jadi ikon kuliner Austria, terutama di festival plum dan restoran tradisional Wina. Kami di tim Sendok Sejagat pernah mencicipi versi asli di kebun plum kecil dekat Krems—rasa manis asam plum yang meleleh dengan adonan kentang lembut langsung bikin terpukau!

Bahan-bahan yang Kamu Butuhkan
Untuk adonan kentang (sekitar 12-15 buah):
- 800 gram kentang kuning (atau kentang biasa yang rebus), kupas dan haluskan selagi panas
- 150-200 gram tepung terigu protein sedang (sesuaikan agar adonan tidak lengket)
- 2 butir kuning telur
- 1 sendok teh garam
- 1 sendok makan gula pasir
Untuk isian:
- 12-15 buah plum Zwetschge segar (atau plum biru kecil lokal yang matang; pilih yang keras tapi manis)
- 2-3 sendok makan gula pasir
- ½ sendok teh kayu manis bubuk
- 12-15 buah gula batu kecil (atau gula kubus potong kecil)
Bahan untuk topping klasik:
- 100 gram mentega tawar
- 100 gram tepung roti (breadcrumbs) atau tepung roti panggang
- 3 sendok makan gula kayu manis (campur gula dan kayu manis bubuk)
- Gula bubuk untuk taburan (opsional)
Cara Memasak Zwetschgenknödel
- Rebus kentang utuh dengan kulit sampai empuk, sekitar 25-30 menit. Kupas selagi masih hangat, lalu haluskan halus menggunakan penumbuk kentang.
- Campur kentang halus dengan garam, gula, dan kuning telur. Tambahkan tepung terigu sedikit demi sedikit sambil uleni sampai adonan lembut dan tidak lengket.
- Diamkan adonan selama 10–15 menit di suhu ruang supaya kamu bisa membentuknya dengan lebih mudah.
- Belah plum dari sisi tapi jangan sampai putus. Keluarkan biji, masukkan potongan gula batu kecil dan sedikit campuran gula-kayu manis ke dalam rongga plum.
- Ambil adonan seukuran bola golf, pipihkan di telapak tangan. Letakkan plum di tengah, lalu tutup rapat dan bentuk jadi bola lonjong halus.
- Didihkan air asin dalam panci besar. Masukkan zwetschgenknödel secara bertahap. Rebus sampai mengapung (sekitar 8-10 menit). Angkat dengan sendok berlubang.
- Panaskan mentega di wajan besar dengan api sedang. Tambahkan tepung roti, goreng sampai kecokelatan harum.
- Masukkan zwetschgenknödel rebus ke wajan. Balurkan dengan mentega tepung roti sampai seluruh permukaan terlapisi renyah.
- Taburi gula kayu manis dan gula bubuk. Aduk sebentar agar gula menempel rata.
- Sajikan hangat-hangat di piring, tambahkan sedikit krim vanila atau yogurt Yunani kalau suka.
Tips Sukses Membuat Zwetschgenknödel di Rumah
- Haluskan kentang saat masih panas agar kamu mendapatkan adonan lembut tanpa tekstur kasar setelah perebusan.
- Batasi penggunaan tepung supaya adonan tetap lembut namun tetap mudah kamu bentuk; jika kamu menambahkan terlalu banyak, knödel akan terasa alot.
- Rapatkan adonan hingga benar-benar menutup plum supaya gula tidak keluar saat kamu merebusnya dan mengeruhkan air.
- Untuk variasi, ganti plum dengan aprikot atau ceri asam—rasanya tetap manis asam tapi lebih segar.
- Goreng tepung roti dengan mentega sampai kecokelatan gelap—ini rahasia rasa gurih renyah yang khas Austria.
- Sajikan knödel segera setelah kamu menggorengnya agar setiap orang menikmati tekstur terbaiknya saat masih hangat; ketika mendingin, adonan akan memadat.
Kalau kamu suka dessert kentang manis seperti ini, coba juga resep Marillenknödel khas Austria yang pakai aprikot segar. Atau jelajahi lebih banyak resep masakan Eropa di koleksi Sendok Sejagat.
Sudah siap bikin zwetschgenknödel di dapur kamu? Resep ini terasa magis meski bahannya sederhana—manis asam plum yang meleleh dengan adonan kentang lembut dan mentega renyah selalu bikin orang memuji. Kami di Sendok Sejagat sering masak ini saat musim buah batu—rasanya seperti membawa sedikit musim gugur Austria ke meja makan Indonesia. Yuk, mulai rebus kentang sekarang, isi plum dengan gula batu, dan nikmati prosesnya bareng keluarga. Ceritakan ke kami ya kalau sudah berhasil—kami tunggu foto knödel renyah dan cerita manisnya!












