Resep Urap: Nikmati Salad Sayur Kukus Kelapa Parut Pedas Gurih Khas Jawa Tengah

INDONESIA194 Dilihat

Halo, pecinta salad sayur ndeso Jawa Tengah! Sendok Sejagat mengajak kamu langsung bikin Urap asli ala Purbalingga-Temanggung sendiri. Oleh karena itu, kamu nikmati sayur segar seperti kangkung + bayam + kacang panjang + tauge + daun singkong kukus renyah hijau, campur kelapa parut setengah tua gurih pedas harum kencur + cabe rawit + bawang putih + daun jeruk, sajikan dingin atau suhu ruang dengan nasi jagung + tempe goreng + sambal bawang — salad sayur paling ikonik yang selalu jadi menu wajib selamatan, hajatan, atau makan siang keluarga di Magelang, Wonosobo, atau Banjarnegara sejak zaman nenek moyang Jawa! Dengan demikian, kamu langsung bawa aroma kelapa rempah mendidih + sayur segar dan “urap e enak tenan, mas!” ke meja makan rumah.

Kali ini, pertama-tama, kamu pelajari trik kukus sayur sebentar supaya renyah hijau tidak layu + kelapa parut tumis rempah supaya gurih tidak langu. Selain itu, kami bagikan versi klasik pedas + varian manis atau tambah petai. Oleh sebab itu, siapkan kelapa parut setengah tua 500 g dan sayur campur segar, lalu kita mulai sekarang juga!

Mengenal Urap Lebih Dekat

Urap adalah salad sayur kukus kelapa parut khas Jawa Tengah yang jadi lauk harian masyarakat pedesaan. Karena itu, kamu kukus sayur segar, campur kelapa parut tumis bumbu halus. Setelah itu, sajikan dingin. Dengan demikian, mbok masak Temanggung bilang: Urap asli wajib sayur segar campur (kangkung, bayam, kacang panjang, tauge, daun singkong), kelapa setengah tua parut + kencur banyak, tumis bumbu matang, dan cabe rawit sesuai selera — tidak boleh pakai sayur rebus lama atau kelapa tua kering!

Yuk, langsung kita siapkan bahan-bahangannya!

Bahan urap sayur kangkung bayam kacang panjang tauge kelapa parut cabe kencur daun jeruk

Daftar Bahan Urap (6–8 porsi Jawa Tengah)

Bahan Sayur Kukus

  • 300 g kangkung petik
  • 300 g bayam petik
  • 200 g kacang panjang potong 5 cm
  • 200 g tauge cuci bersih
  • 200 g daun singkong muda petik (opsional)

Bahan Kelapa Parut Gurih

  • 500 g kelapa setengah tua parut kasar
  • 10 cabe rawit merah (sesuai pedas)
  • 8 bawang merah
  • 5 bawang putih
  • 4 cm kencur
  • 3 lembar daun jeruk iris halus
  • Garam + gula merah secukupnya

Pelengkap Wajib Nasi jagung / nasi putih · Tempe goreng · Sambal bawang · Jeruk nipis · Emping goreng

Langkah-Langkah Membuat Urap (Total 45 menit)

  1. Kukus Sayur Kukus sayur bertahap: kacang panjang + daun singkong 5 menit, kangkung + bayam 3 menit, tauge 1 menit saja supaya tetap renyah hijau. Angkat, tiriskan, dinginkan.
  2. Tumis Bumbu Haluskan cabe + bawang merah + bawang putih + kencur + daun jeruk. Tumis bumbu halus sampai matang harum (10 menit api kecil).
  3. Campur Kelapa Masukkan kelapa parut ke tumisan, aduk rata api kecil 10 menit sampai harum gurih. Tambah garam + gula merah, koreksi rasa pedas gurih manis.
  4. Campur Sayur Matikan api, masukkan sayur kukus dingin, aduk rata pelan supaya bumbu meresap tapi sayur tetap renyah.

Penyajian Urap

Kamu tata dingin/suhu ruang di piring besar, taburi emping goreng renyah. Sajikan dengan nasi jagung + tempe goreng + sambal bawang + jeruk nipis peras — garpu aduk, gigit sayur renyah + kelapa gurih pedas → langsung “urap e mantap tenan, ndeso banget!”

Tips Sukses dari Sendok Sejagat

  1. Sayur kukus sebentar bertahap = hijau renyah tidak layu.
  2. Kelapa tumis lama api kecil = gurih meresap tidak langu.
  3. Dinginkan sayur sebelum campur = bumbu nempel sempurna.
  4. Hari kedua lebih enak — simpan kulkas, keluarkan suhu ruang sebelum makan.

Cara Penyajian & Paduan Menu

Kamu hidangkan sebagai lauk nasi harian, selamatan, atau makan siang ndeso. Selain itu, cocok dipadukan dengan Ayam Goreng Kalasan dan es teh manis. Sebagai tambahan, putar campursari Jateng pelan. Oleh karena itu, jelajahi juga koleksi lengkap Resep Masakan Indonesia kami!

Penutup

Sekarang kamu bisa bikin Urap seenak pasar Temanggung atau Magelang langsung dari dapur sendiri. Oleh karena itu, kukus sayur pagi ini — siang nanti Jawa Tengah sudah ada di piring, “mantap pisan euy, enak tenan!”