Resep Tempe Orek Khas Jawa Tengah – Kering Pedas Manis Gurih ala Yogyakarta & Solo

INDONESIA173 Dilihat

Halo, para pencinta masakan rumahan Jawa Tengah yang sederhana tapi nendang rasanya! Oleh karena itu, Sendok Sejagat kali ini akan membagikan resep Tempe Orek versi autentik ala Yogyakarta dan Solo – lauk kering tempe yang selalu jadi teman setia nasi gudeg, nasi liwet, atau nasi rames di warteg, rumah makan Jawa Tengah, hingga meja makan keluarga sehari-hari. Dengan demikian, kamu menggoreng potongan kecil tempe sampai kering, lalu menumisnya bersama bawang, cabai, kecap manis, dan gula merah hingga bumbunya mengering dan mengilap, sehingga menghasilkan rasa manis legit, pedas, dan gurih yang pas di lidah orang Jawa. Orang-orang di Jogja dan Solo menjadikan lauk ini pelengkap wajib dalam setiap nasi rames. Kamu juga menyimpannya lebih lama karena lauk ini tahan lama, membuatnya dengan mudah, serta membawanya sebagai bekal atau menyediakannya sebagai lauk cadangan di kulkas.

Tempe Orek khas Jawa Tengah ini terkenal karena:

  • Tekstur tempe kering renyah tapi tetap menyerap bumbu sampai ke dalam
  • Rasa manis kecap + gula merah yang dominan, diimbangi pedas cabe & gurih bawang
  • Bisa disimpan 3–5 hari di kulkas tanpa kehilangan cita rasa
  • Sangat fleksibel: bisa pedas banget atau manis dominan sesuai selera keluarga

Yuk, langsung kita buat versi yang rasanya mirip tempe orek buatan ibu-ibu Yogya atau warteg Solo!

Bahan tempe orek Jawa Tengah: tempe segar, kecap manis, gula merah, bawang merah, bawang putih, cabe rawit, daun salam, lengkuas

Bahan-bahan (untuk 6–8 porsi lauk)

Bahan Utama

  • 500–600 g tempe kedelai segar (pilih tempe yang padat & belum terlalu masam) – potong korek api atau dadu kecil 0,5 cm
  • Minyak goreng banyak (untuk menggoreng tempe)

Bahan Bumbu Orek

  • 8–10 siung bawang merah iris tipis
  • 5–6 siung bawang putih iris tipis
  • 8–12 cabe rawit merah iris serong (sesuai tingkat kepedasan)
  • 4–5 cabe merah keriting iris serong (untuk warna & rasa lebih dalam)
  • 100–150 g gula merah Jawa sisir halus (sesuaikan tingkat manis)
  • 5–7 sdm kecap manis Bango/ABC (sesuaikan warna & rasa)
  • 1 sdm air asam jawa pekat (dari 1 sdm asam jawa + air panas)
  • 3 lembar daun salam
  • 3 cm lengkuas muda geprek
  • Garam secukupnya
  • ½ sdt kaldu bubuk (opsional)

Pelengkap Wajib

  • Nasi putih hangat
  • Sambal terasi atau sambal bawang
  • Lalapan: timun iris, kemangi, daun singkong rebus
  • Kerupuk atau emping (opsional)

Langkah-langkah Membuat Tempe Orek Khas Jawa Tengah

  1. Goreng Tempe Kering Pertama-tama, potong tempe menjadi korek api atau dadu kecil (ukuran seragam supaya matang rata). Dengan demikian, goreng tempe dalam minyak panas api sedang sampai kering kecokelatan & renyah (sekitar 8–12 menit). Oleh karena itu, angkat dan tiriskan minyak di tisu dapur. Sisihkan.
  2. Tumis Bumbu Panaskan 4–5 sdm minyak sisa goreng tempe (atau minyak baru) di wajan besar. Tumis bawang merah + bawang putih iris sampai layu & harum kecokelatan (sekitar 4–6 menit). Tambahkan cabe rawit + cabe keriting iris, tumis lagi sampai layu & harum (2–3 menit). Masukkan daun salam + lengkuas geprek, aduk sebentar.
  3. Masak Bumbu Manis Masukkan gula merah sisir + kecap manis + air asam jawa + garam + kaldu bubuk. Aduk rata sampai gula larut & bumbu mengental menjadi karamel kecokelatan (sekitar 5–7 menit api kecil). Koreksi rasa: harus manis dominan, gurih kecap, sedikit asam, dan pedas cabe yang pas.
  4. Campur Tempe Masukkan tempe goreng kering ke dalam bumbu. Aduk rata dengan api kecil sambil terus dibolak-balik sampai bumbu meresap sempurna & tempe kering mengkilap (sekitar 5–10 menit). Pastikan tidak ada bumbu yang menggenang – aduk terus sampai kering.
  5. Sajikan Matikan api, pindahkan tempe orek ke piring saji. Sajikan hangat atau dingin dengan nasi putih hangat, sambal terasi, lalapan timun kemangi, dan kerupuk/emping. Bisa disimpan di wadah kedap udara di kulkas sampai 5 hari – semakin lama semakin enak karena bumbu meresap lebih dalam.

Tips Sukses Tempe Orek ala Jawa Tengah

  • Gunakan tempe segar (bukan tempe yang sudah agak masam) = rasa lebih manis alami & tidak pahit.
  • Goreng tempe sampai benar-benar kering = tekstur renyah & tahan lama.
  • Gula merah Jawa asli = rasa legit karamel yang khas Jawa Tengah.
  • Tumis bumbu sampai minyak keluar = warna orek lebih cantik & rasa lebih dalam.
  • Aduk terus di akhir = bumbu meresap rata & tempe tidak lengket.

Cara Penyajian & Paduan Menu

  • Sajikan tempe orek di piring kecil atau mangkuk saji sebagai lauk pendamping nasi.
  • Cocok dimakan dengan nasi putih hangat + sambal terasi + lalapan segar.
  • Paduan sempurna: gudeg nangka, telur pindang, atau tahu bacem.
  • Cocok untuk menu harian, bekal kantor, arisan, atau nasi rames Jawa Tengah.

Kalau kamu ingin variasi masakan Jawa Tengah lainnya seperti gudeg, soto Kudus, atau lumpia Semarang, bisa cek koleksi lengkapnya di Resep Masakan Indonesia Lainnya – banyak pilihan menu Jateng favorit yang bisa kamu coba di rumah, termasuk resep pendamping seperti Resep Sambal Terasi yang pas banget buat nambah pedas di tempe orekmu!

Penutup

Sekarang kamu bisa bikin Tempe Orek seenak warteg Yogya-Solo atau rumah makan Jawa Tengah langsung di dapur rumah. Oleh karena itu, tumis bumbu malam ini — besok siang Jawa Tengah sudah ada di piring, “enak tenan, mantap pisan euy!”

Selamat mencoba resepnya dari Sendok Sejagat, dan jangan lupa share hasilnya ya!