Resep Tekwan Khas Palembang yang Hangat dan Menggugah Selera

Hai, teman-teman dapur! Di Sendok Sejagat, kami selalu excited saat membahas hidangan yang bikin suasana meja makan jadi ramai. Bayangkan kamu duduk bersama keluarga atau sahabat, menyendok kuah bening yang gurih, kemudian menemukan tekwan kenyal di dalamnya. Tekwan ini bukan sekadar sup ikan biasa—dia punya cerita sendiri dari Palembang yang membuatnya spesial. Yuk, kita coba buat bareng hari ini. Kami menjamin aroma kuahnya langsung membuat perut kamu keroncongan!

Asal-usul Tekwan Khas Palembang

Tekwan lahir dari perpaduan budaya Palembang dan Tionghoa yang sudah berlangsung lama. Pedagang Tionghoa yang menetap di sana memperkenalkan olahan ikan dengan tepung, kemudian masyarakat lokal mengadaptasinya dengan cita rasa khas daerah. Nama “tekwan” sendiri berasal dari frasa Palembang “bekotek samo kawan”, yang artinya mengobrol bersama teman. Kamu akan menikmati hidangan ini saat kamu menyantapnya sambil mengobrol panjang bersama teman atau keluarga. Tekwan sering muncul di acara keluarga atau saat kumpul-kumpul, membuat momen jadi lebih hangat.

Bahan-bahan Segar untuk Membuat Tekwan Asli Palembang

Bahan-bahan yang Kamu Butuhkan

Untuk adonan tekwan (sekitar 40-50 butir):

  • 400 gram daging ikan tenggiri giling (pilih yang segar, teksturnya lebih kenyal)
  • 4 butir putih telur (simpan kuningnya untuk masakan lain)
  • Siapkan 225 ml air es, atau kamu bisa menghancurkan es batu lalu memakainya
  • 350 gram tepung tapioka (kami sarankan merek berkualitas supaya tidak mudah hancur)
  • 1 sendok makan garam
  • ½ sendok teh kaldu ayam bubuk (opsional, tapi bikin lebih gurih)

Untuk kuah tekwan yang gurih:

  • 250 gram udang segar (kupas, sisihkan kepala dan kulit untuk kaldu)
  • 3 sendok makan ebi (rendam air hangat dulu)
  • 5 siung bawang putih, cincang halus
  • 40 gram bawang merah, iris tipis
  • 2 liter air
  • 1 buah bengkuang ukuran sedang, iris korek api
  • 25 gram jamur kuping kering, rendam lalu iris
  • 25 lembar bunga sedap malam kering (kincam), rendam lalu simpul
  • Garam, gula pasir, dan merica bubuk secukupnya
  • Minyak goreng secukupnya untuk menumis

Pelengkap sajian:

  • Sohun, rendam air hangat
  • Daun bawang dan seledri, iris halus
  • Bawang goreng secukupnya

Cara Memasak Tekwan

  1. Siapkan kaldu dulu. Rebus kepala dan kulit udang dalam 2 liter air selama 20-30 menit dengan api sedang. Saring kaldu, sisihkan. Buang ampasnya.
  2. Panaskan sedikit minyak, tumis bawang merah dan bawang putih hingga harum dan kecokelatan. Masukkan ebi setelah kamu merendamnya, lalu aduk sebentar.
  3. Tuang kaldu udang ke tumisan bumbu. Tambahkan garam, gula, dan merica. Masukkan bengkuang, jamur kuping, serta bunga sedap malam. Biarkan mendidih pelan selama 10 menit supaya rasa meresap.
  4. Sambil menunggu kuah matang, buat adonan tekwan. Campur daging ikan tenggiri giling dengan putih telur dan air es. Aduk kuat menggunakan sendok kayu sampai adonan terasa lengket dan kenyal.
  5. Tambahkan garam dan kaldu bubuk ke adonan ikan. Tambahkan tepung tapioka sedikit demi sedikit sambil kamu terus mengaduk adonan. Jangan langsung masukkan semua tepung—pastikan adonan tercampur rata dulu.
  6. Didihkan air dalam panci terpisah. Ambil adonan secukupnya, lalu bentuk bulat pipih dengan dua sendok atau dengan tangan yang sudah kamu lumuri tepung tapioka. Cemplungkan langsung ke air mendidih.
  7. Masak tekwan sampai mengapung (sekitar 3-5 menit). Angkat dan tiriskan. Ulangi sampai adonan habis.
  8. Masukkan tekwan yang sudah matang ke dalam kuah yang masih mendidih. Aduk pelan agar tidak hancur.
  9. Matikan api. Sajikan tekwan panas-panas dengan sohun, taburan daun bawang, seledri, dan bawang goreng di atasnya.

Tips Sukses Membuat Tekwan di Rumah

  • Gunakan air es atau es batu saat mencampur adonan—ini rahasia supaya tekwan kenyal dan tidak alot.
  • Jangan terlalu banyak tepung tapioka; jika adonan terlalu kaku, tambahkan sedikit air es lagi.
  • Hindari merebus tekwan terlalu lama—cukup sampai mengapung agar tekstur tetap bouncy.
  • Kalau ingin variasi, campur ikan gabus dengan tenggiri untuk rasa lebih gurih dan tekstur lebih padat.
  • Simpan tekwan mentah di freezer jika kamu belum ingin memasaknya, dan gunakan kembali dalam waktu hingga dua minggu.
  • Coba tambahkan sedikit pala bubuk di kuah untuk aroma lebih kaya, seperti yang sering kami lakukan di dapur tim Sendok Sejagat.

Jika kamu menyukai hidangan berkuah segar lainnya, jangan lewatkan resep pempek khas Palembang karena kamu juga wajib mencobanya. Atau eksplor lebih banyak resep masakan Indonesia di koleksi kami.

Nah, sudah siap bikin tekwan sendiri? Cobain resep ini akhir pekan nanti, lalu ceritakan ke kami bagaimana rasanya ya. Di Sendok Sejagat, kami yakin masakan terbaik lahir dari tangan kamu sendiri. Selamat memasak, teman!