Halo, sobat pencinta masakan hangat berkuah! Di Sendok Sejagat, kami suka sekali hidangan yang terasa seperti pelukan klasik dari dapur Inggris, dan Steak and Kidney Pie ini langsung jadi favorit setelah kami panggang berkali-kali di rumah. Daging sapi dan ginjal yang empuk gurih, dibalut saus kental beraroma bawang dan mustard, ditutup kulit pastry emas renyah – setiap suap terasa hangat di mulut, tekstur daging lembut, kuah kaya rasa, dan pastry yang pecah garing. Kami biasa sajikan ini untuk makan malam musim dingin atau akhir pekan spesial, tambah mashed potato creamy atau sayur rebus yang menyerap kuahnya sempurna. Hidangan ini terasa seperti cerita hangat dari pub tua London: bahan sederhana, proses masak pelan, tapi hasilnya selalu bikin orang diam-diam minta tambah. Yuk, kita tumis daging bareng dan siapkan pastry – aroma bawang karamel langsung bikin dapur terasa cozy!
Kami suka bagaimana Steak and Kidney Pie ini gurih tapi tidak terlalu berat, dengan tekstur daging empuk dan pastry renyah yang kontras sempurna. Selain itu, pai ini cocok buat yang suka masakan satu piring yang lengkap dan mudah dibagi. Setelah berkali-kali masak dan cicip, kami yakin kamu akan suka keseimbangan gurih-renyah yang bikin ingin ulang lagi.
Asal-Usul Steak and Kidney Pie
Steak and Kidney Pie berasal dari Britania Raya, khususnya Inggris, dan sudah jadi hidangan klasik sejak abad ke-19. Pai ini lahir dari tradisi kelas pekerja yang manfaatkan ginjal sapi – bagian murah tapi bergizi – untuk mengisi pastry bersama daging sapi, menciptakan hidangan tahan lama dan mengenyangkan.
Kami pelajari bahwa resep ini berkembang dari kebiasaan menyimpan daging asap dan ginjal untuk musim dingin, sering muncul di pub dan rumah tangga sebagai comfort food. Karena itu, Steak and Kidney Pie jadi simbol masakan Inggris yang kaya rasa, disajikan dengan kentang tumbuk atau sayur rebus sebagai pendamping wajib. Pengaruh Victoria membuat sausnya kental dengan anggur atau bir, tapi versi klasik tetap pakai kaldu sapi dan mustard untuk rasa earthy. Di Britania modern, pai ini tetap populer di pub tradisional atau dibuat sendiri untuk makan malam keluarga.
Kami di Sendok Sejagat coba versi Inggris klasik ini, dan rasanya seperti duduk di pub kecil di London – gurih hangat, empuk, dan penuh cerita dapur sederhana. Jika kamu suka pai daging, coba juga resep shepherd’s pie yang kami punya – mirip konsepnya tapi dengan topping kentang tumbuk.

Bahan-Bahan untuk Steak and Kidney Pie
Kami buat untuk loyang 23-25 cm (6-8 porsi).
Untuk isian:
- 600 gram daging sapi has dalam (iris dadu 2 cm)
- 300 gram ginjal sapi (bersihkan, potong kecil)
- 2 buah bawang bombay besar, cincang halus
- 2 siung bawang putih, haluskan
- 200 gram jamur segar (champignon), iris
- 2 sendok makan tepung terigu
- 300 ml kaldu sapi
- 150 ml bir stout atau anggur merah (opsional)
- 2 sendok makan mustard Dijon
- 2 sendok makan Worcestershire sauce
- Garam dan lada hitam secukupnya
- 2 sendok makan minyak sayur + 30 gram mentega
Untuk pastry:
- 400 gram tepung terigu serbaguna
- 200 gram mentega dingin, potong dadu
- 1 butir telur (untuk oles)
- 4-6 sendok makan air es
- Sejumput garam
Siapkan loyang pie, oven preheated 200°C.
Cara Memasak Steak and Kidney Pie
Kami masak isian dulu, kemudian buat pastry dan panggang. Total waktu sekitar 2-2,5 jam termasuk dingin.
- Panaskan minyak dan mentega di wajan besar. Tumis bawang bombay sampai layu dan harum (sekitar 5 menit).
- Tambah bawang putih dan jamur. Tumis 4 menit sampai jamur kecokelatan.
- Masukkan daging sapi dan ginjal. Tumis sampai kecokelatan luar (sekitar 5-7 menit).
- Taburi tepung terigu, aduk rata 2 menit agar tidak berbau tepung mentah.
- Tuang kaldu sapi dan bir/anggur. Tambah mustard, Worcestershire sauce, garam, dan lada. Aduk, tutup, masak api kecil 1-1,5 jam sampai daging empuk dan saus mengental.
- Dinginkan isian sepenuhnya (lebih baik semalam di kulkas agar pastry tidak lembek).
- Buat pastry: Campur tepung dan garam. Gosok mentega dingin sampai seperti remah kasar. Tambah air es sedikit demi sedikit, uleni cepat sampai menyatu. Dinginkan 30 menit.
- Giling pastry setebal 4 mm. Lapisi loyang pie dengan 2/3 adonan, isi dengan daging dingin. Tutup dengan sisa pastry, tekan pinggir rapat, oles telur kocok.
- Panggang 200°C 35-45 menit sampai pastry emas kecokelatan. Istirahatkan 10 menit sebelum potong.
Dengan begitu, pai-mu punya isian empuk dan pastry renyah sempurna. Kemudian, hidangkan panas untuk rasa terbaik.
Tips Sukses dan Variasi dari Dapur Sendok Sejagat
Tim kami bagikan pengalaman ini supaya pastry renyah dan isian gurih sempurna.
- Dinginkan isian sepenuhnya – isian panas bikin pastry lembek dan berair.
- Jangan overmix pastry – adonan terlalu lama bikin keras, uleni cepat saja.
- Panggang di rak bawah oven – crust bawah matang merata tanpa atas gosong.
- Gunakan ginjal segar – ginjal beku sering alot dan bau, segar beri rasa lebih dalam.
- Untuk variasi, tambah sedikit bacon cincang – kami coba, tambah rasa asap gurih ekstra.
- Hindari buka oven terlalu sering – suhu turun bikin pastry tidak mengembang.
- Simpan sisa di kulkas 3 hari; panaskan ulang di oven 180°C 15 menit agar pastry kriuk lagi.
- Eksperimen saus – tambah sedikit bir stout lebih banyak untuk rasa lebih kaya, versi pub favorit kami.
Sebaliknya, kalau ingin lebih ringan, kurangi ginjal dan tambah jamur lebih banyak. Namun, versi klasik dengan ginjal penuh paling autentik Britania. Jelajahi lebih banyak resep masakan Eropa di koleksi kami untuk inspirasi pastry serupa.
Yuk, siapkan daging sapi dan ginjal segar, kemudian panggang Steak and Kidney Pie ini akhir pekan! Kami di Sendok Sejagat percaya, pai seperti ini bikin momen makan jadi lebih hangat dan spesial. Setelah coba, ceritain dong kekriukan pastry-nya – mungkin teknik panggangmu bikin lebih emas dari kami. Selamat memasak, dan nikmati setiap potong yang penuh rasa Britania!






