Resep Soup Joumou: Sup Labu Hangat Simbol Kebebasan Haiti

AMERIKA155 Dilihat

Hai, teman-teman! Di Sendok Sejagat, kami suka sekali masak hidangan yang nggak cuma mengenyangkan perut, tapi juga bikin hati hangat karena ceritanya. Bayangin kamu lagi duduk bareng keluarga di pagi hari hujan Jakarta, menghirup uap sup kental yang manis dari labu, gurih dari daging empuk, dan sedikit pedas yang bikin semangat bangun. Hari ini kami membagikan resep Soup Joumou khas Haiti yang sudah kami uji beberapa kali di dapur dan menyesuaikan bahan lokal agar tetap mudah dibuat tanpa kehilangan rasa asli. Yuk, ambil panci besar, kita mulai masak bareng!

Asal-usul Hidangan Soup Joumou

Soup Joumou, atau sup giraumon dalam bahasa Creole, jadi simbol kebebasan terbesar bagi rakyat Haiti. Pada masa penjajahan Prancis, para tuan tanah kulit putih memakan sup ini, sementara mereka melarang para budak yang memasaknya untuk mencicipinya. Pada 1 Januari 1804, Haiti berhasil merdeka dan jadi republik kulit hitam pertama di dunia. Setelah merdeka, rakyat Haiti merayakan kebebasan dengan menyantap sup ini secara terbuka dan menegaskan bahwa mereka kini bebas menikmati hidangan yang dulu dirampas. Marie-Claire Heureuse Félicité, istri pemimpin revolusi, ikut mempopulerkan tradisi tersebut. Sampai sekarang, hampir setiap keluarga Haiti menyajikan sup ini sebagai sarapan pertama di tahun baru—sebuah ritual penuh syukur dan kenangan perjuangan. UNESCO bahkan masukkan Soup Joumou ke daftar warisan budaya tak benda karena kekuatan simbolisnya.

Bahan-bahan segar resep Soup Joumou Haiti: labu kuning potong dadu, daging sapi berlemak, wortel, kentang, kol, plantain, bawang putih, epis Haiti, jahe, dan rempah aromatik

Bahan-bahan (untuk 6-8 porsi)

  • 1 kg labu kuning manis (pumpkin atau butternut squash, kupas dan potong dadu besar)
  • 600 gram daging sapi (pilih iga atau has dalam biar kaldu kaya dan daging empuk)
  • 3 buah wortel sedang, potong bulat tebal
  • 3 buah kentang sedang, potong dadu
  • 1/2 buah kol/kubis sedang, iris kasar
  • 2 buah plantain matang atau pisang kepok kuning, potong bulat (bikin tekstur unik)
  • 150-200 gram pasta rigatoni atau spaghetti (rebus terpisah dulu)
  • 1 ikat daun bawang besar, iris halus
  • 6 siung bawang putih, cincang halus
  • 1 buah bawang bombay besar, cincang halus
  • 3 sendok makan epis Haiti (campur bawang, paprika hijau, thyme, parsley—bisa buat sendiri: blender semua jadi pasta)
  • 1 ruas jahe segar, parut
  • 1-2 buah cabai rawit atau scotch bonnet (sesuaikan pedas, buang biji kalau mau mild)
  • Garam, merica hitam, thyme kering atau segar secukupnya
  • 3-4 liter air atau kaldu sapi
  • Minyak sayur atau zaitun secukupnya

Cara Memasak

  1. Cuci daging sapi bersih. Lumuri dengan jus 2 buah jeruk nipis, garam, merica, dan 2 sendok makan epis. Kamu mendiamkan masakan ini minimal 1 jam, atau idealnya semalaman di kulkas, agar bumbunya meresap.
  2. Panaskan minyak di panci besar. Tumis bawang bombay, bawang putih, daun bawang, jahe parut, dan cabai sampai harum dan layu, sekitar 4 menit.
  3. Kamu memasukkan daging yang sudah kamu marinasi ke dalam masakan. Aduk rata sampai daging berubah warna dan keluar aroma enak, kurang lebih 6-8 menit.
  4. Tuang air atau kaldu sampai menutupi daging sepenuhnya. Didihkan dengan api besar, lalu kecilkan api. Tutup panci dan rebus pelan 1-1,5 jam sampai daging empuk dan kaldu kental gurih.
  5. Tambahkan potongan labu kuning. Masak 20 menit sampai labu lunak. Haluskan sebagian labu langsung di panci pakai sendok kayu atau immersion blender biar sup creamy.
  6. Masukkan wortel, kentang, plantain, dan kol. Aduk rata, masak lagi 15-20 menit sampai sayuran matang tapi masih punya gigit.
  7. Kamu menambahkan pasta yang sudah kamu rebus setengah matang. Bumbui lagi dengan garam, merica, thyme, dan sisa epis kalau kurang kuat rasa. Masak 8-10 menit terakhir sampai semua menyatu sempurna.
  8. Matikan api. Kamu mendiamkannya lagi selama 5 menit supaya rasanya meresap lebih dalam. Sajikan panas dengan roti tawar atau nasi putih.

Tips Sukses Memasak Soup Joumou

  • Pakai labu kuning lokal yang manis dan padat—rasanya mirip calabaza asli Haiti dan bikin sup lebih creamy alami.
  • Rebus daging dulu sampai benar-benar empuk sebelum tambah sayuran; kalau terburu-buru, daging bisa alot dan kaldu kurang dalam.
  • Haluskan hanya setengah labu saja—biarkan sisanya tetap chunky supaya ada variasi tekstur yang bikin suapan lebih menyenangkan.
  • Kesalahan umum: sup jadi terlalu encer karena air kebanyakan. Mulai dengan air pas, tambah sedikit-sedikit kalau perlu di akhir.
  • Variasi: hilangkan daging untuk versi vegetarian—ganti dengan jamur atau lebih banyak plantain biar tetap umami. Atau tambah ayam kampung untuk rasa lebih ringan.
  • Kalau lagi pengen sup hangat lain, coba resep soto betawi kami yang creamy juga. Atau langsung intip koleksi resep Masakan Asia untuk ide musim hujan di Jakarta.

Wah, sup ini beneran bikin rumah terasa lebih hangat, ya! Coba bikin Soup Joumou akhir pekan ini—entah buat sarapan spesial atau makan malam keluarga. Saat menyajikannya, kamu membuat semua orang ingin menambah lagi. Share pengalaman masakmu di komentar dong, kami tunggu ceritanya! Selamat memasak, teman! 🥣🔥