Hai, teman-teman pecinta masakan rumah! Di Sendok Sejagat, kami gemar sekali mengulik hidangan tradisional dari berbagai penjuru yang terasa hangat dan penuh cerita. Kali ini kami mengajak kamu ke wilayah Pfalz di Jerman untuk menikmati Saumagen, hidangan ikonik yang menyerupai sosis raksasa dengan pembungkus perut babi. Para juru masak mencampur daging babi cincang, kentang potong dadu, bawang, serta marjoram dan pala, lalu mereka merebusnya lama hingga menghasilkan bagian dalam yang lembut dan bagian luar yang sedikit kenyal dengan rasa gurih earthy.
Kami sudah coba berkali-kali di dapur, kadang tambah sedikit variasi, dan setiap potongannya selalu bikin puas. Koki biasanya memotong Saumagen dalam irisan tebal lalu menyajikannya bersama sauerkraut yang segar dan kentang tumbuk untuk menghadirkan kenyamanan makan di musim dingin. Yuk, kita masak bareng dan rasakan kenapa hidangan petani ini begitu spesial!
Asal-usul Saumagen, Hidangan Petani Pfalz yang Mendunia
Saumagen berasal dari wilayah Pfalz (Palatinate) di Jerman barat daya, tepatnya sekitar abad ke-18. Petani lokal menciptakan hidangan ini sebagai cara cerdas untuk memakai sisa penyembelihan. Mereka membersihkan perut babi, mengisinya dengan daging, kentang, dan bumbu sederhana, lalu mereka merebusnya dalam waktu lama.
Hidangan ini jadi bagian tak terpisahkan dari Schlachtfest, pesta penyembelihan babi musiman di desa-desa penghasil anggur. Nama “Saumagen” artinya “perut babi betina”, tapi jangan khawatir—rasanya jauh lebih enak daripada namanya! Mantan Kanselir Jerman Helmut Kohl sangat menyukai hidangan ini; dia sering menyajikannya untuk tamu negara seperti Thatcher, Gorbachev, hingga Clinton. Berkat Kohl, Saumagen naik daun dan kini jadi simbol kuliner Pfalz yang bangga.

Bahan-bahan untuk Saumagen (untuk 8-10 porsi)
Untuk isian:
- 1 kg daging babi bahu atau leher, potong dadu kecil 1-2 cm
- Gunakan sekitar 500 g perut babi dari tukang daging, atau pilih casing sosis besar maupun kulit domba jika kamu tidak menemukan bahan tersebut
- 1 kg kentang, kupas dan potong dadu kecil
- 500 g daging babi cincang (atau isi sosis bratwurst tanpa kulit)
- 2-3 buah bawang bombay besar, cincang halus
- 2 wortel sedang, potong dadu kecil (opsional tapi tambah manis alami)
- 4 butir telur ayam
- 3 sdm marjoram kering
- 1 sdt pala bubuk
- 1 sdt lada putih bubuk
- 2 sdt garam (atau sesuai selera)
- 1/2 sdt jinten (opsional untuk aroma lebih dalam)
Pelengkap:
- Sauerkraut asam segar
- Kentang tumbuk atau goreng
- Mustard kasar Jerman
- Bir atau Riesling Pfalz dingin
Cara Memasak Saumagen Langkah demi Langkah
- Cuci bersih perut babi dengan air mengalir dan garam kasar. Bilas hingga benar-benar bersih, lalu keringkan.
- Jahit atau ikat rapat dua lubang perut babi dengan benang katun kuat (jangan pakai nilon karena meleleh).
- Rebus kentang dalam air asin selama 5-7 menit sampai setengah matang, lalu tiriskan dan dinginkan.
- Campur daging babi potong dadu, daging cincang, bawang bombay, wortel, telur, marjoram, pala, lada putih, garam, dan jinten dalam mangkuk besar.
- Tambahkan kentang setengah matang ke campuran, aduk rata tapi jangan terlalu halus—biarkan tekstur dadu tetap terasa.
- Isi perut babi dengan campuran isian secara perlahan, tekan ringan agar padat tapi tidak terlalu penuh (sisakan ruang karena mengembang).
- Jahit lubang terakhir rapat atau ikat kuat dengan benang.
- Didihkan air asin dalam panci besar (cukup untuk menutup saumagen). Masukkan saumagen, kecilkan api hingga mendidih pelan, lalu rebus 2,5-3 jam. Jangan biarkan mendidih keras agar perut tidak pecah.
- Angkat saumagen, biarkan dingin sedikit di rak, lalu iris tebal 1-2 cm.
- Panaskan sedikit mentega atau minyak di wajan, goreng irisan saumagen sampai kedua sisi kecokelatan dan renyah.
- Sajikan panas dengan sauerkraut, kentang tumbuk, dan mustard.
Tips Sukses Membuat Saumagen di Rumah
- Pesan perut babi dari tukang daging terpercaya dan minta penjual menyiapkannya untukmu, karena kamu akan menghabiskan banyak waktu jika membersihkannya sendiri
- Sisakan sekitar 20% ruang kosong ketika kamu mengisi adonan supaya tekanan selama perebusan tidak memecahkan pembungkusnya
- Rebus dengan api sangat kecil; mendidih keras bikin casing pecah dan isian berantakan.
- Kalau tidak dapat perut babi, gunakan casing sosis besar atau bahkan oven bag tahan panas—hasilnya tetap enak meski tekstur luar beda.
- Variasi: Tambahkan sedikit jahe bubuk atau allspice untuk sentuhan hangat, atau ganti sebagian kentang dengan chestnut musim gugur seperti versi tradisional Pfalz.
- Simpan sisa saumagen di kulkas; besoknya goreng lagi—rasanya malah lebih mantap.
- Sajikan dengan Riesling kering atau bir Pilsner lokal agar rasa gurihnya makin seimbang.
Kalau kamu suka hidangan daging isi yang direbus lama seperti ini, coba juga resep haggis versi sederhana yang punya vibe serupa. Atau jelajahi lebih banyak resep masakan Eropa di Sendok Sejagat untuk inspirasi musim dingin.
Sekarang saatnya kamu coba sendiri! Siapkan bahan, ajak keluarga atau teman, dan masak Saumagen ini di akhir pekan. Pasti bikin meja makan ramai dan perut kenyang bahagia. Kami tunggu cerita dan foto hasil masakmu ya—selamat memasak, sobat dapur! Semoga irisan pertamanya langsung bikin kamu tersenyum.












