Halo, pecinta sambal Minang super pedas! Sendok Sejagat mengajak kamu langsung bikin Sambal Lado Tanak asli ala Padang sendiri. Oleh karena itu, kamu nikmati sambal cabai merah + rawit sangrai kering renyah gurih harum bawang merah + bawang putih + ikan teri medan + +telur puyuh + jengkol + jeruk nipis segar, tanpa kuah santan sama sekali, sajikan kering sebagai pelengkap wajib nasi Padang + rendang + gulai + ayam pop + telur dadar — sambal kering paling ikonik yang selalu jadi rebutan di rumah makan Padang Sederhana, Simpang Raya, atau hajatan Minang Bukittinggi sejak zaman dulu! Dengan demikian, kamu langsung bawa aroma cabai sangrai mendesis + ikan teri gurih dan “sambal lado tanak ko mantap tenan, mak!” ke meja makan rumah.
Kali ini, pertama-tama, kamu pelajari trik sangrai cabai + bawang sampai kering renyah + teri goreng crispy supaya tekstur kering tidak lembab. Selain itu, kami bagikan versi klasik teri + varian tambah udang kering atau tanpa ikan untuk vegetarian. Oleh sebab itu, siapkan cabai merah keriting 200 g dan ikan teri medan, lalu kita mulai sekarang juga!
Mengenal Sambal Lado Tanak Lebih Dekat
Sambal Lado Tanak adalah sambal kering khas Padang Minangkabau yang cirinya cabai + bawang sangrai kering tanpa air, sangat pedas gurih asin dari teri + jeruk nipis segar. Karena itu, kamu sangrai semua bahan sampai kering, ulek kasar, taburi jeruk nipis. Setelah itu, sajikan kering. Dengan demikian, mak Padang bilang: Sambal Lado Tanak asli wajib cabai merah keriting segar sangrai kering (untuk pedas harum), teri medan kecil renyah, bawang merah + bawang putih sangrai, dan jeruk nipis peras segar — tidak boleh pakai cabai kering atau blender halus!
Yuk, langsung kita siapkan bahan-bahangannya!

Bahan (untuk ± 8–10 porsi sebagai lauk pelengkap)
Bahan sangrai utama:
- 150 g cabai merah keriting segar
- 10–15 cabai rawit merah segar (sesuai selera pedas)
- 12 butir bawang merah utuh (ukuran sedang)
- 6 butir bawang putih utuh
- 150–200 g jengkol segar (kupas, belah 2 atau 4 sesuai ukuran)
Untuk Bahan tambahan:
- 150–200 g ikan teri medan kecil-kecil (teri nasi/teri jengki, bersihkan kepala & isi perut)
- 30–40 butir telur puyuh (rebus lalu goreng)
- 6–8 buah jeruk nipis segar (peras airnya)
- Garam halus secukupnya (sekitar 1½–2 sdt)
Minyak untuk menggoreng (sangat disarankan):
- Minyak goreng secukupnya (untuk goreng teri & telur puyuh)
Cara Membuat (Langkah demi Langkah)
- Sangrai semua bahan utama Panaskan wajan teflon/cast iron tanpa minyak dengan api sedang-sedang kecil. Masukkan secara bertahap dan aduk terus agar matang merata:
- Cabai merah keriting + cabai rawit → sangrai sampai kering berbintik hitam dan harum (sekitar 12–18 menit)
- Bawang merah & bawang putih utuh → sangrai sampai kulit agak gosong dan dalamnya kering (sekitar 15–20 menit)
- Jengkol belah → sangrai sampai kering dan harum khas jengkol (sekitar 15 menit, jangan sampai gosong hitam) Sisihkan semua bahan sangrai.
- Goreng teri & telur puyuh
- Panaskan minyak secukupnya (api sedang). Goreng teri medan sampai benar-benar kering dan renyah (sekitar 3–5 menit). Angkat, tiriskan.
- Rebus telur puyuh 7–8 menit sampai matang, kupas kulitnya.
- Goreng telur puyuh sebentar di minyak panas sampai permukaannya sedikit kecokelatan dan renyah (sekitar 2–3 menit). Angkat dan tiriskan.
- Ulek sambal Masukkan ke cobek (urutan disarankan):
- Cabai sangrai + bawang sangrai + garam → ulek sampai agak halus tapi masih kasar (tekstur khas lado tanak).
- Masukkan jengkol sangrai → ulek ringan sampai pecah-pecah (jangan terlalu halus agar masih ada tekstur jengkol).
- Masukkan teri goreng renyah → ulek ringan sampai tercampur.
- Kemudian Masukkan telur puyuh goreng → ulek sangat ringan saja (cukup sampai pecah sedikit dan tercampur dengan sambal, jangan sampai hancur halus).
- Peras jeruk nipis Peras air jeruk nipis segar (dari 6–8 buah) ke atas sambal yang sudah diulek. Aduk rata sampai semua bagian tersiram jeruk nipis. Rasa akhir harus dominan: pedas membakar, gurih teri, asin sedang, asam segar jeruk nipis, dan aroma jengkol yang khas.
Tips Sukses dari Sendok Sejagat
- Jengkol sangrai jangan sampai gosong hitam → akan pahit. Sangrai sampai kering dan harum saja.
- Goreng telur puyuh hingga agak kering agar teksturnya lebih renyah dan tidak lembap saat kamu campurkan dengan sambal kering.
- Jika kamu menginginkan kerenyahan ekstra, tambahkan sedikit teri jengki yang sudah kamu goreng lebih kering.
- Gunakan jeruk nipis segar dan peras tepat sebelum penyajian supaya rasa asamnya tetap tajam dan segar.
- Diamkan sambal ini selama 1–2 jam agar bumbunya menyatu sempurna; sambal juga tetap nikmat hingga 2–3 hari jika kamu menyimpannya di suhu ruang dalam wadah tertutup.
Penyajian Sambal Lado Tanak
- Taruh di mangkuk kecil atau piring saji, taburi sedikit teri goreng ekstra dan irisan jeruk nipis.
- Wajib disajikan dengan nasi putih hangat, rendang, gulai, ayam pop, telur dadar, dan kerupuk jangek.
- Cocok sekali dipadukan dengan dendeng balado atau gulai tambunsu untuk menu lengkap Padang.
Penutup
Sekarang kamu bisa bikin Sambal Lado Tanak seenak rumah makan Padang legendaris atau hajatan Minang langsung dari cobek sendiri. Oleh karena itu, sangrai cabai malam ini — besok malam Ranah Minang sudah ada di piring, “mantap pisan euy, enak tenan mak!”






