Hai, teman masak! Kami di Sendok Sejagat lagi asyik bereksperimen dengan hidangan cepat dari India, dan Rava Dosa ini jadi penyelamat hari sibuk kami. Bayangkan dosa tipis renyah seperti lace, dengan aroma jinten dan cabai yang harum, plus tekstur crunchy yang bikin setiap gigitan terasa hidup. Kami sering bikin ini untuk sarapan kilat atau camilan malam, tambah chutney kelapa segar yang bikin rasanya semakin nendang. Hidangan ini terasa seperti teman setia di dapur – cepat, mudah, dan selalu sukses tanpa drama fermentasi. Yuk, kita campur adonan bareng dan panaskan wajan sekarang – pasti aroma jintennya langsung bikin perut keroncongan.
Kami suka bagaimana adonan instan ini bisa renyah tanpa nunggu lama. Selain itu, Rava Dosa cocok buat pemula yang ingin coba masakan India tanpa ribet. Setelah berkali-kali goreng di dapur kami, kami yakin kamu juga akan ketagihan dengan sensasi kriuknya yang tahan lama.
Asal-Usul Rava Dosa
Rava Dosa berasal dari India Selatan, khususnya Tamil Nadu dan Karnataka, di mana “rava” berarti semolina atau tepung sooji dari gandum. Hidangan ini muncul sebagai varian cepat dari dosa tradisional yang butuh fermentasi beras dan lentil, cocok buat restoran sibuk atau rumah tangga modern.
Kami pelajari bahwa resep ini lahir di kedai-kedai jalanan Bangalore atau Chennai sekitar abad ke-20, saat orang butuh makanan cepat tapi tetap enak. Karena itu, Rava Dosa jadi favorit di hotel darshini – kedai makan cepat saji ala India – sering disajikan dengan sambar panas atau chutney. Pengaruh regional beda: di Kerala tambah kelapa parut, sementara di Andhra lebih pedas dengan cabai hijau.
Di India hari ini, dosa ini populer sebagai street food atau sarapan hotel, gunakan semolina kasar untuk kriuk maksimal. Selain itu, hidangan ini simbol inovasi kuliner India – sederhana tapi mewah rasa. Kami di Sendok Sejagat coba versi Karnataka ini, dan rasanya seperti duduk di kedai pinggir jalan dengan angin sepoi – renyah, gurih, dan penuh cerita perjalanan. Jika kamu suka pancake tipis, coba juga resep hoppers yang kami punya – mirip ringannya tapi dengan sentuhan Kerala.

Bahan-Bahan untuk Rava Dosa
Kami siapkan untuk sekitar 10-12 lembar dosa (porsi 4 orang). Gunakan semolina kasar untuk kriuk optimal.
- 1 gelas semolina (rava atau sooji kasar)
- ½ gelas tepung beras
- ¼ gelas tepung terigu
- 1 gelas yogurt encer (atau buttermilk, untuk rasa asam segar)
- 2 gelas air (tambah bertahap agar adonan encer)
- 1 sendok teh jinten utuh
- 1 sendok teh mustard seeds (opsional, untuk aroma)
- 1 buah bawang bombay kecil, cincang halus
- 2-3 buah cabai hijau, cincang halus (sesuaikan pedas)
- 5-6 lembar daun kari, iris halus
- 1 sendok makan daun ketumbar cincang
- 1 sendok teh garam (atau secukupnya)
- Minyak atau ghee secukupnya untuk goreng
Siapkan wajan anti lengket besar dan mangkuk untuk adonan. Kami sarankan diamkan adonan 20-30 menit agar lebih renyah.
Cara Memasak Rava Dosa
Kami pakai teknik tuang langsung agar dosa tipis berlubang. Total waktu sekitar 45 menit termasuk istirahat adonan.
- Campur semolina, tepung beras, tepung terigu, dan garam di mangkuk besar. Tuang yogurt dan air sedikit demi sedikit, aduk rata sampai adonan encer seperti susu kental.
- Tambah jinten, mustard seeds, bawang cincang, cabai, daun kari, dan daun ketumbar. Aduk sebentar, diamkan adonan 20-30 menit agar semolina mengembang.
- Panaskan wajan anti lengket api sedang. Olesi sedikit minyak atau ghee agar tidak lengket.
- Ambil satu sendok sayur adonan. Tuang dari pinggir wajan ke tengah secara spiral, biarkan mengalir sendiri jadi tipis berlubang.
- Tunggu 1-2 menit sampai pinggir mengering dan berwarna keemasan. Tuang sedikit minyak di pinggir agar lebih kriuk.
- Balik dosa pelan menggunakan spatula tipis. Goreng sisi lain 1 menit sampai matang merata.
- Angkat dan lipat jadi segitiga atau gulung. Ulangi untuk adonan sisanya.
- Sajikan panas dengan chutney atau sambar favorit.
Dengan begitu, dosamu tipis renyah sempurna tanpa sobek. Kemudian, hidangkan langsung agar kriuknya maksimal.
Tips Sukses dan Variasi dari Dapur Sendok Sejagat
Tim kami bagi pengalaman nyata agar dosamu sukses pertama kali.
- Buat adonan encer banget – kalau kental, dosa tebal dan kurang kriuk, tambah air sedikit jika perlu.
- Panaskan wajan benar-benar panas – dingin bikin adonan lengket dan tidak berlubang.
- Tuang dari ketinggian sedikit – ini bantu bentuk lace alami, jangan ratakan pakai sendok.
- Gunakan semolina kasar – halus bikin tekstur kurang crunchy, cek label kemasan dulu.
- Untuk variasi, tambah parutan keju di adonan – kami coba, rasa lebih gurih seperti cheese dosa.
- Hindari goreng terlalu lama – dosa bisa gosong cepat, angkat saat pinggir keemasan.
- Simpan adonan sisa di kulkas 1 hari; aduk ulang sebelum goreng agar tidak mengendap.
- Eksperimen cabai – lebih banyak untuk pedas autentik, atau ganti paprika bubuk untuk versi mild.
Sebaliknya, kalau ingin lebih tebal, kurangi air – tapi versi tipis Manado lebih ringan. Namun, coba dulu klasiknya. Jelajahi lebih banyak resep masakan Asia di koleksi kami untuk petualangan rasa serupa.
Yuk, siapkan wajan dan coba Rava Dosa ini akhir pekan! Kami di Sendok Sejagat percaya, masak hidangan seperti ini bikin dapur jadi tempat santai dan kreatif. Setelah goreng, ceritakan dong pengalamanmu – mungkin tambahan chutneymu bikin lebih spesial. Selamat memasak, dan nikmati setiap lembar renyah yang penuh rasa India!






