Resep Queijo da Serra: Keju Domba Lembut Krim Khas Portugal yang Meleleh

EROPA67 Dilihat

Hai, teman pecinta keju! Di Sendok Sejagat, kami paling excited kalau bisa bahas bahan yang sederhana tapi punya rasa dalam dan cerita tradisi panjang—seperti keju yang langsung bikin roti panggang atau papan keju jadi istimewa. Bayangin kamu sendok queijo da serra yang lembut: tekstur krimy seperti mentega kental, rasa gurih manis susu domba segar, dan aroma earthy yang lembut menggoda. Kami sudah coba resep Queijo da Serra ini berkali-kali di dapur—mulai dari simulasi tradisional sampai adaptasi bahan lokal—sampai nemu cara yang aman dan hasilnya mendekati autentik pegunungan Serra da Estrela. Yuk, siapkan susu segar dan kita bikin bareng keju lunak ikon Portugal yang selalu bikin orang terpesona ini!

Asal-usul Hidangan Queijo da Serra

Queijo da Serra lahir di pegunungan Serra da Estrela, Portugal tengah—daerah tertinggi di daratan Portugal yang iklimnya dingin dan padang rumputnya subur untuk ternak domba Bordaleira. Sejak abad ke-12, para peternak lokal memproduksi keju ini dengan memanfaatkan susu domba musim semi untuk membuat keju yang tahan lama. Karena itu, masyarakat Portugal menjadikan queijo da serra salah satu keju tertua dan paling terkenal di negara itu, lalu pemerintah Portugal menetapkan status DOP (Denominação de Origem Protegida) untuk keju ini sejak tahun 1996. Para pembuat keju tradisional mencampur susu domba segar dengan thistle rennet (cardo) alami, lalu mereka memfermentasikan campuran itu, membungkusnya dengan kain, dan mematangkannya dalam ruang dingin. Sampai sekarang, para peternak kecil tetap membuat queijo da serra secara manual di peternakan mereka, lalu mereka menyajikannya dengan roti gandum, madu, atau quince paste, serta menjadikannya simbol musim dingin dan keramahan Portugal

Bahan segar resep Queijo da Serra: susu domba segar dalam botol, rennet thistle bubuk atau cair, garam laut halus, kain katun untuk curd di atas meja dapur kayu sederhana

Bahan-bahan (untuk 1 keju kecil sekitar 500-700 gram)

  • 4 liter susu domba segar (atau campur susu domba dan susu sapi 50:50 kalau sulit dapat susu domba murni)
  • 1/4 sdt rennet nabati thistle (cardo) atau rennet cair (dilarutkan dalam sedikit air dingin)
  • 1-2 sdt garam laut halus (sesuai selera)
  • Opsional: sedikit air dingin untuk melarutkan rennet

Catatan: Queijo da Serra tradisional hanya pakai susu domba, rennet thistle, dan garam—tanpa kultur tambahan. Kalau susu pasteurisasi, hasilnya lebih lembut tapi tetap lezat.

Cara Memasak

  1. Panaskan susu dalam panci besar sampai suhu 28-32°C (hangat seperti air mandi bayi—jangan sampai mendidih). Aduk pelan supaya suhu merata.
  2. Larutkan rennet thistle atau rennet cair dalam sedikit air dingin. Tuang ke susu sambil aduk perlahan 1 menit. Matikan api, tutup panci, diamkan 60-90 menit sampai curd terbentuk (seperti tahu sutra yang padat).
  3. Tes curd dengan jari—kalau pecah bersih dan serumnya bening kekuningan, sudah siap. Potong curd jadi kubus kecil 2-3 cm menggunakan pisau panjang.
  4. Aduk curd perlahan di panci selama 10-15 menit dengan api sangat kecil supaya suhu tetap 30-32°C. Curd akan menyusut dan serum keluar lebih banyak.
  5. Pindahkan curd ke kain katun bersih atau cheesecloth yang sudah disteril. Tabur garam halus secara merata di permukaan curd. Lipat kain rapat, tekan perlahan dengan tangan atau pemberat ringan selama 4-6 jam di suhu ruang.
  6. Balik keju setiap 2 jam supaya bentuknya rata. Setelah itu, pindahkan ke tempat dingin (kulkas 10-12°C atau ruang dingin) untuk matang 2-4 minggu.
  7. Selama pematangan, balik keju setiap hari dan lap permukaannya kalau mulai kering. Keju siap saat permukaan lembut, dalamnya krimy, dan aroma kuat tapi manis.
  8. Sajikan di suhu ruang: potong atau sendok langsung, makan dengan roti gandum, madu, atau quince paste.

Tips Sukses Memasak Queijo da Serra

  • Gunakan susu segar berkualitas tinggi—susu pasteurisasi rendah suhu lebih baik daripada UHT supaya curd lebih baik.
  • Jangan terburu-buru saat curd terbentuk—diamkan cukup lama agar tekstur lembut krimy.
  • Tekan curd ringan saja—kalau terlalu keras, keju jadi padat dan nggak lumer.
  • Kesalahan umum: rennet terlalu banyak, curd jadi kaku dan pahit. Karena itu, ukur rennet tepat dan tes dulu dengan sedikit susu.
  • Variasi: tambah sedikit garam di curd sebelum tekan untuk rasa lebih kuat. Atau matangkan lebih lama (sampai 6 minggu) untuk rasa lebih tajam.
  • Kalau suka keju lembut lain, coba resep queijo fresco kami yang juga Portugal. Atau jelajahi koleksi resep masakan Eropa untuk inspirasi fermentasi susu lainnya.

Queijo da Serra ini keju yang beneran bikin takjub—lembutnya seperti krim, gurihnya susu domba segar, dan aromanya bikin pengen makan terus dengan roti hangat! Coba bikin di rumah, cocok buat papan keju atau hadiah spesial. Potong, foto, dan ceritain ke kami di kolom komentar ya—lembutnya sampai mana? Selamat membuat keju, teman! 🧀🥖