Resep Polos Curry Khas Sri Lanka: Kari Nangka Muda Santan Gurih dengan Rempah Hangat

Hai, sobat masak yang suka kari vegetarian! Di Sendok Sejagat, kami sering bereksperimen dengan hidangan ringan tapi kaya rasa dari Asia Selatan, dan Polos Curry ini langsung bikin kami jatuh hati setelah masak berkali-kali di dapur. Nangka muda yang empuk seperti daging, dibalut santan kental gurih dengan rempah roasted yang wangi – setiap suap terasa manis alami nangka, pedas hangat cabai, dan juga aroma kunyit yang segar. Kami biasa sajikan ini untuk makan malam keluarga atau menu vegetarian, tambah nasi putih hangat atau roti paratha yang menyerap kuahnya sempurna. Hidangan ini terasa seperti cerita hangat dari Sri Lanka: bahan sederhana, proses masak pelan, tapi hasilnya bikin ingin tambah porsi. Yuk, kita potong nangka bareng dan tumis rempah – pasti aroma santan yang menguar bikin kamu tak sabar cicip!

Kami suka bagaimana Polos Curry ini ringan tapi tetap kaya rasa, tanpa daging tapi terasa seperti kari daging saking empuknya nangka. Selain itu, kari ini cocok buat yang suka masak sehari-hari tapi ingin rasa autentik. Setelah berkali-kali masak dan cicip, kami yakin kamu akan suka keseimbangan gurih-manis yang bikin ingin ulang lagi.

Asal-Usul Polos Curry

Polos Curry berasal dari Sri Lanka, khususnya masakan Sinhala dan Tamil di daerah pedesaan dan pesisir. Kata “polos” merujuk pada young jackfruit atau nangka muda, dan curry ini jadi hidangan vegetarian klasik yang sederhana tapi kaya rasa sejak era kolonial.

Kami pelajari bahwa resep ini lahir dari dapur keluarga Sri Lanka yang manfaatkan nangka muda sebagai pengganti daging, campur rempah lokal seperti kunyit dan cabai dengan santan kelapa untuk kuah creamy. Karena itu, Polos Curry sering muncul di meja makan biasa atau saat acara kecil, berbeda dari kari kambing atau ikan yang lebih kaya. Pengaruh India Selatan dan Tamil membuat rempahnya kuat, tapi Sri Lanka beri sentuhan kayu manis dan cengkeh untuk aroma hangat khas. Di Sri Lanka modern, kari ini tetap populer di rumah tangga dan warung makan sederhana, sering disajikan dengan nasi putih, sambal bawang, dan sayur.

Kami di Sendok Sejagat coba versi rumahan Sinhala ini, dan rasanya seperti duduk di dapur keluarga di Kandy – ringan, harum rempah, dan penuh cerita masak bersama. Jika kamu suka kari ringan, coba juga resep rendang daging sapi yang kami punya – mirip rempahnya tapi dengan rasa Indonesia yang lebih kaya santan.

Bahan-bahan resep Polos Curry termasuk nangka muda, santan, bawang bombay, jahe bawang putih, cabai, rempah utuh, dan daun kari siap dimasak

Bahan-Bahan untuk Polos Curry

Kami buat untuk 4-6 porsi, pakai nangka muda segar untuk rasa lebih autentik.

  • 500 gram nangka muda (polos, potong dadu atau iris tipis, rebus dulu agar tidak getah)
  • 400 ml santan kental (dari 1 kelapa atau kemasan)
  • 2 buah bawang bombay besar, iris tipis
  • 4 siung bawang putih, haluskan
  • 2 cm jahe, haluskan
  • 3-5 buah cabai hijau besar, iris serong (sesuaikan pedas)
  • 2 batang serai, memarkan
  • 3 lembar daun kari segar (atau 1 sendok teh daun kari kering)
  • 4 buah kapulaga hijau
  • 1 batang kayu manis kecil
  • 4 buah cengkeh
  • 2 sendok teh bubuk kunyit
  • 1 sendok teh bubuk jinten
  • 1 sendok teh bubuk ketumbar
  • ½ sendok teh bubuk cabai (opsional untuk warna)
  • Garam secukupnya
  • 3-4 sendok makan minyak kelapa (atau minyak sayur)
  • Air secukupnya (sekitar 300-400 ml)

Pelengkap:

  • Nasi putih hangat
  • Sambal bawang (bawang merah iris + cabai + garam + jeruk nipis)

Siapkan wajan besar atau panci dengan tutup.

Cara Memasak Polos Curry

Kami tumis rempah dulu, kemudian masak nangka pelan. Total waktu sekitar 45-60 menit.

  1. Panaskan minyak kelapa di wajan besar api sedang. Masukkan kapulaga, kayu manis, cengkeh, dan serai. Tumis 1 menit sampai harum.
  2. Tambah bawang bombay iris. Tumis sampai layu dan kecokelatan (sekitar 5-7 menit).
  3. Masukkan bawang putih halus dan jahe halus. Aduk 2 menit sampai harum.
  4. Tambah bubuk kunyit, jinten, ketumbar, dan bubuk cabai. Aduk 1 menit agar rempah matang dan tidak pahit.
  5. Masukkan potongan nangka muda. Aduk rata sampai nangka berubah warna dan bumbu menempel (sekitar 5-7 menit).
  6. Tambah daun kari dan cabai hijau iris. Tuang air secukupnya sampai nangka terendam setengah. Aduk, tutup wajan.
  7. Kecilkan api. Masak 25-35 menit sampai nangka empuk dan kuah mengental (aduk sesekali, tambah air jika kering).
  8. Tuang santan. Aduk pelan, masak 5-10 menit lagi sampai saus creamy tapi tidak pecah. Cicip rasa, tambah garam jika perlu.

Dengan begitu, kari-mu kental gurih dan nangka empuk sempurna. Kemudian, hidangkan panas untuk aroma rempah maksimal.

Tips Sukses dan Variasi dari Dapur Sendok Sejagat

Tim kami bagikan pengalaman ini dari masak berkali-kali supaya kari harum dan nangka empuk.

  • Gunakan nangka muda segar – nangka kaleng lebih asam, segar beri rasa lebih manis alami.
  • Tumis bawang bombay sampai kecokelatan – ini kunci rasa manis alami, jangan buru-buru.
  • Rebus nangka dulu 10 menit – hilangkan getah pahit, nangka lebih empuk dan kuah bening.
  • Tambah santan di akhir – kalau awal, santan pecah dan kuah berminyak.
  • Untuk variasi, tambah telur rebus – kami coba, tambah protein dan rasa lebih kaya.
  • Hindari api besar setelah tambah santan – santan pecah, api kecil jaga kuah halus.
  • Simpan sisa di kulkas 3 hari; panaskan ulang di wajan dengan tambah air sedikit agar tidak kering.
  • Eksperimen rempah – tambah bubuk kayu manis untuk aroma lebih hangat, versi rumah favorit kami.

Sebaliknya, kalau ingin lebih pedas, tambah cabai rawit. Namun, versi klasik dengan rempah sedang paling autentik Sri Lanka. Jelajahi lebih banyak resep masakan Asia di koleksi kami untuk inspirasi kari serupa.

Yuk, beli nangka muda segar dan masak Polos Curry ini malam ini! Kami di Sendok Sejagat percaya, kari seperti ini bukan cuma soal makan, tapi bikin momen makan jadi lebih hangat. Setelah coba, ceritain dong level pedasnya – mungkin cabaimu lebih nendang dari kami. Selamat memasak, dan nikmati setiap suap yang penuh cerita Sri Lanka!