Resep Pindang Ikan Patin: Nikmati Ikan Patin Kuah Kuning Asam Pedas Khas Palembang

INDONESIA48 Dilihat

Halo, pecinta masakan Palembang yang kaya rasa! Sendok Sejagat mengajak kamu langsung bikin Pindang Ikan Patin asli ala Palembang sendiri. Oleh karena itu, kamu nikmati potongan ikan patin segar empuk berlemak yang direbus dalam kuah kuning cerah asam pedas harum dari kunyit + asam kandis + belimbing wuluh + serai + lengkuas + daun salam + daun jeruk, ditambah cabai rawit utuh nendang dan sedikit kecap manis untuk rasa gurih manis khas Palembang, sajikan panas mendidih dengan nasi putih + sambal tempoyak + lalapan mentimun + kemangi — pindang patin paling ikonik yang selalu jadi menu wajib rumah makan Pindang Musi, Wong Solo, atau hidangan keluarga besar di Palembang sejak zaman Kesultanan Palembang Darussalam! Dengan demikian, kamu langsung bawa aroma asam kandis mendidih + ikan patin gurih dan “pindang patin ko mantap tenan, mak!” ke meja makan rumah.

Kali ini, pertama-tama, kamu pelajari trik pilih ikan patin segar berlemak + rebus api kecil supaya kuah bening tidak keruh + tambah asam kandis & belimbing wuluh supaya rasa asam segar autentik Palembang. Selain itu, kami bagikan versi klasik Palembang + varian lebih pedas atau tambah terong pipit. Oleh sebab itu, siapkan ikan patin 1,5 kg dan asam kandis, lalu kita mulai sekarang juga!

Mengenal Pindang Ikan Patin Lebih Dekat

Pindang Ikan Patin adalah masakan ikan khas Palembang yang cirinya kuah kuning cerah asam pedas gurih manis, menggunakan ikan patin yang dagingnya tebal berlemak. Berbeda dengan pindang ikan lain, pindang patin Palembang wajib pakai asam kandis + belimbing wuluh untuk rasa asam segar khas, serta rempah segar seperti serai + lengkuas + daun jeruk. Karena itu, kamu rebus ikan pelan dengan bumbu halus + asam. Setelah itu, sajikan panas. Dengan demikian, emak-emak Palembang bilang: Pindang Ikan Patin asli wajib ikan patin segar berlemak (bukan patin beku), asam kandis asli Palembang (untuk rasa asam autentik), belimbing wuluh segar (untuk keasaman tambahan), dan kuah jangan terlalu kental — tidak boleh pakai cuka atau asam jawa biasa!

Yuk, langsung kita siapkan bahan-bahangannya!

Bahan pindang ikan patin ikan patin segar cabe merah bawang kunyit lengkuas serai asam kandis belimbing wuluh

Daftar Bahan Pindang Ikan Patin (untuk 6–8 porsi Palembang)

Bahan Utama

  • 1,5 kg ikan patin segar (potong besar, bersihkan lendir dengan jeruk nipis)

Bumbu Halus

  • 10 bawang merah
  • 6 bawang putih
  • 8 cabe merah keriting
  • 5 cabe rawit merah (sesuai pedas)
  • 6 cm kunyit segar
  • 4 cm jahe
  • 5 cm lengkuas
  • 4 batang serai geprek
  • 10 lembar daun jeruk
  • 5 lembar daun salam

Bahan Kuah Asam

  • 8–10 buah belimbing wuluh segar (atau 6–8 buah belimbing sayur)
  • 5–6 buah asam kandis
  • 2 liter air
  • 2 sdm kecap manis (opsional untuk rasa gurih manis khas Palembang)
  • Garam secukupnya

Pelengkap Wajib Nasi putih panas · Sambal tempoyak · Lalapan mentimun + kemangi · Kerupuk Palembang · Jeruk nipis

Langkah-Langkah Membuat Pindang Ikan Patin (Total ± 1 jam)

  1. Siapkan Ikan Patin Lumuri ikan patin dengan perasan jeruk nipis + garam, diamkan 10 menit. Bilas bersih, tiriskan. Goreng ikan patin sebentar di minyak panas (opsional, supaya kulit tidak hancur saat direbus, 2–3 menit per sisi). Angkat, sisihkan.
  2. Tumis Bumbu Tumis bumbu halus + serai geprek + lengkuas + daun jeruk + daun salam sampai harum dan minyak keluar (10–15 menit api sedang sambil diaduk).
  3. Rebus Kuah Tuang air ke dalam tumisan bumbu, didihkan. Masukkan belimbing wuluh + asam kandis + kecap manis (opsional). Rebus 10 menit sampai aroma asam keluar dan kuah berubah kuning cerah. Masukkan ikan patin goreng, kecilkan api sangat pelan. Rebus 20–30 menit supaya bumbu meresap dan ikan empuk (jangan terlalu lama agar ikan tidak hancur). Koreksi rasa (harus asam segar, gurih, sedikit manis, pedas ringan).

Penyajian Pindang Ikan Patin

Kamu tata ikan patin panas di mangkuk besar, siram kuah kuning cerah + belimbing wuluh utuh + cabe rawit utuh. Sajikan dengan nasi putih + sambal tempoyak + lalapan mentimun kemangi + kerupuk Palembang — sendok kuah asam → gigit ikan patin empuk berlemak + pedas cabe → langsung “wah enak tenan, pindang patin Palembang asli mak!”

Tips Sukses dari Sendok Sejagat

  1. Ikan patin segar berlemak = daging empuk tidak amis.
  2. Belimbing wuluh + asam kandis = rasa asam segar khas Palembang (jangan diganti cuka).
  3. Rebus api sangat kecil = kuah bening tidak keruh & ikan tidak hancur.
  4. Sambal tempoyak wajib = pasangan sempurna untuk rasa autentik.

Cara Penyajian & Paduan Menu

Kamu hidangkan sebagai lauk nasi putih hangat, pempek, atau makan malam keluarga. Selain itu, cocok dipadukan dengan Pempek dan es tebu. Sebagai tambahan, putar musik Melayu Palembang atau lagu-lagu daerah Sumsel pelan. Oleh karena itu, jelajahi juga koleksi lengkap Resep Masakan Indonesia kami!

Penutup

Sekarang kamu bisa bikin Pindang Ikan Patin seenak rumah makan Palembang legendaris atau rumah-rumah Musi langsung dari panci sendiri. Oleh karena itu, rebus ikan malam ini — besok malam Palembang sudah ada di mangkuk, “mantap pisan euy, enak tenan mak!”