Resep Mtori Khas Tanzania: Sup Pisang Plantain dan Daging Sapi yang Hangat dan Kaya Rasa

Halo, teman dapur yang suka masakan satu panci penuh cerita! Di Sendok Sejagat, kami selalu senang mengajak kamu mencoba hidangan dari Afrika Timur yang terasa seperti masakan rumahan tapi punya karakter kuat. Bayangkan kamu menyendok sup kental berwarna kuning keemasan, di mana potongan pisang plantain hijau yang lembut berpadu sempurna dengan daging sapi empuk, aroma bawang goreng, jahe, dan sedikit kayu manis—ini Mtori, hidangan hangat dari Tanzania yang bikin perut kenyang sekaligus hati tenang. Sup ini seperti pelukan dari dapur keluarga besar di Arusha atau Moshi, sederhana tapi penuh kehangatan. Yuk, kita buat bareng versi yang mudah diadaptasi dengan bahan lokal. Dijamin, setelah satu suap kamu akan bilang, “Ini sih comfort food level dunia!”

Asal-usul Mtori Khas Tanzania

Mtori berasal dari suku Chagga di lereng Gunung Kilimanjaro, Tanzania utara, dan sudah menjadi makanan tradisional sejak lama di wilayah Kilimanjaro dan juga Arusha. Nama “mtori” dalam bahasa Chagga artinya “yang dihaluskan” atau “yang ditumbuk”, karena pisang plantain hijau (matoke) direbus kemudian ditumbuk hingga lembut sebelum dicampur ke dalam sup. Hidangan ini lahir dari kebiasaan petani Chagga yang memanfaatkan pisang raja hijau melimpah di dataran tinggi, dipadukan dengan daging sapi atau kambing dari ternak keluarga. Mtori sering disajikan saat acara penting seperti pernikahan, kelahiran, atau hari raya, karena melambangkan kebersamaan dan kemakmuran. Kami di tim Sendok Sejagat pernah mencicipi mtori asli di rumah keluarga Chagga dekat Moshi—tekstur pisang yang creamy dan rasa rempah hangatnya langsung bikin terkesan!

Bahan resep mtori Tanzania: pisang raja hijau plantain, daging sapi potong dadu, bawang bombay, tomat, bawang putih, jahe, kunyit bubuk, jintan, kayu manis, cabai hijau, dan daun ketumbar

Bahan-bahan yang Kamu Butuhkan

Untuk sup mtori (untuk 6-8 porsi):

  • 1 kg pisang raja hijau (plantain/matoke hijau, kupas dan potong besar)
  • 800 gram daging sapi (sengkel atau iga pendek, potong dadu sedang)
  • 2 buah bawang bombay besar, cincang halus
  • 6 siung bawang putih, cincang halus
  • 1 ruas jahe segar (seukuran ibu jari), parut
  • 3 buah tomat merah sedang, cincang halus
  • 2 sendok makan pasta tomat (opsional, untuk warna lebih dalam)
  • 2 sendok teh bubuk kunyit
  • 1 sendok teh bubuk jintan
  • ½ sendok teh bubuk kayu manis
  • 2-3 cabai rawit hijau, iris tipis (opsional, untuk sedikit pedas)
  • Garam dan juga merica bubuk secukupnya
  • 3-4 sendok makan minyak goreng atau minyak kelapa
  • Air secukupnya (sekitar 2-2,5 liter)

Untuk taburan dan pelengkap:

  • Bawang goreng renyah secukupnya
  • Daun ketumbar segar, cincang halus
  • Nasi putih hangat atau ugali (bubur jagung) sebagai pendamping

Cara Memasak Mtori

  1. Rebus pisang raja hijau dalam air mendidih dengan sedikit garam sampai empuk, sekitar 20-25 menit. Tiriskan, kemudian tumbuk kasar dengan alu atau garpu sampai halus tapi masih ada tekstur. Sisihkan.
  2. Panaskan minyak dalam panci besar dengan api sedang. Tumis bawang bombay sampai layu dan harum, sekitar 5-7 menit.
  3. Tambahkan bawang putih cincang dan jahe parut. Aduk sampai aroma keluar kuat, sekitar 2 menit.
  4. Masukkan potongan daging sapi. Aduk sampai daging berubah warna dan keluar airnya, sekitar 8-10 menit.
  5. Tambahkan tomat cincang dan pasta tomat. Masak sampai tomat hancur dan minyak keluar dari bumbu, sekitar 8 menit.
  6. Taburkan bubuk kunyit, jintan, kayu manis, garam, dan merica. Aduk rata supaya rempah matang.
  7. Tuang air sampai daging terendam. Didihkan, kemudian kecilkan api. Tutup panci dan biarkan mendidih pelan 1-1,5 jam sampai daging empuk.
  8. Masukkan pisang raja yang sudah ditumbuk. Aduk kuat supaya tercampur rata dan kuah mengental alami.
  9. Tambahkan cabai iris kalau suka pedas. Masak lagi 10 menit dengan api kecil agar rasa meresap.
  10. Cicipi dan sesuaikan garam. Matikan api. Sajikan panas dengan taburan bawang goreng dan daun ketumbar.

Tips Sukses Membuat Mtori di Rumah

  • Gunakan pisang raja hijau yang benar-benar hijau dan keras—jika sudah matang, tekstur akan terlalu lembek dan sup jadi terlalu manis.
  • Rebus daging dengan api kecil lama-lama—ini kunci supaya daging empuk tanpa tambah penyedap banyak.
  • Tumbuk pisang selagi masih hangat—lebih mudah halus dan tercampur rata dengan kuah.
  • Untuk variasi, ganti daging sapi dengan kambing atau ayam kampung—rasanya tetap autentik dan lebih kaya.
  • Tambahkan sedikit santan di akhir kalau ingin versi lebih creamy, meski tradisional Chagga biasanya tanpa santan.
  • Simpan sisa mtori di kulkas—rasanya makin mantap besok harinya karena rempah meresap sempurna.

Kalau kamu suka sup kental bertekstur seperti ini, coba juga resep domoda khas Gambia yang punya kekentalan mirip. Atau jelajahi lebih banyak resep masakan Afrika di koleksi Sendok Sejagat.

Sudah siap bawa sedikit rasa Kilimanjaro ke dapur kamu? Mtori ini memang butuh waktu rebus pelan, tapi hasilnya luar biasa—kuahnya kental alami, daging empuk, dan pisang plantain yang creamy bikin hidangan ini terasa spesial. Kami di Sendok Sejagat sering masak ini saat ingin sesuatu yang hangat dan bergizi—aroma jahe dan kayu manisnya langsung bikin rumah terasa nyaman. Yuk, mulai rebus pisang sekarang, tumis bumbu, dan nikmati prosesnya. Ceritakan ke kami ya kalau sudah coba—kami tunggu cerita dan foto mangkuk mtori kamu!