Resep Mie Kocok: Mie Kuah Kaldu Sapi Khas Bandung yang Gurih Hangat

INDONESIA59 Dilihat

Hai, teman pecinta kuah kaldu! Di Sendok Sejagat, kami paling suka kalau malam-malam bisa bikin sesuatu yang hangat, gurih, dan bikin perut langsung kenyang—seperti mie kocok yang aromanya langsung nyebar ke seluruh rumah. Bayangin kamu aduk mie kocok panas: mie kuning kenyal yang terendam kuah kaldu sapi bening kental, kikil sapi empuk kenyal, bakso urat, tauge segar, dan taburan bawang goreng plus seledri yang bikin setiap suap terasa nyaman banget. Kami sudah masak resep mie kocok ini berkali-kali di dapur—dari versi ringan sampai yang kaldu sapi-nya pekat—sampai nemu cara yang pas buat malam dingin atau kangen Bandung di Jakarta. Yuk, siapkan panci besar dan kita masak bareng mie kuah ikonik Bandung yang selalu bikin orang balik lagi minta tambah ini!

Asal-usul Hidangan Mie Kocok

Mie kocok lahir di Bandung, Jawa Barat—tepatnya di kawasan Braga dan sekitar Pasar Baru sejak tahun 1950-an. Hidangan ini muncul dari kreativitas pedagang kaki lima yang manfaatkan kikil sapi (bagian yang murah) untuk bikin kuah kaldu bening kental, kemudian campur dengan mie kuning dan topping sederhana. Karena itu, nama “kocok” berasal dari cara penyajian: mie dan topping “dikocok” di mangkuk dengan kuah panas supaya semua tercampur rata. Setelah itu, mie kocok cepat jadi makanan wajib malam hari di Bandung—selalu ada di gerobak kaki lima, warung lesehan, atau angkringan. Sampai sekarang, mie kocok tetap jadi ikon kuliner Bandung—disajikan panas dengan kerupuk dan sambal rawit yang bikin rasanya makin nendang, terutama pas cuaca dingin atau hujan.

Bahan segar resep mie kocok Bandung: kikil sapi potong, mie kuning basah, tauge, telur ayam, bawang merah, bawang putih, jahe, lengkuas, serai, daun salam di atas meja dapur kayu

Bahan-bahan (untuk 6-8 porsi)

Untuk kaldu dan kikil:

  • 1 kg kikil sapi (bersihkan, potong kecil)
  • 500 gram tulang sapi (untuk kaldu lebih pekat)
  • 3 liter air
  • 5 siung bawang putih, memarkan
  • 3 siung bawang merah, memarkan
  • 2 cm jahe, memarkan
  • 2 lembar daun salam
  • 3 batang serai, memarkan
  • 1 sdt merica butir, sangrai lalu tumbuk kasar
  • Garam secukupnya

Untuk penyajian:

  • 500 gram mie kuning basah atau telur (rebus sebentar)
  • 200 gram tauge, bersihkan
  • 10 butir bakso urat atau bakso biasa (rebus)
  • 4 butir telur ayam, rebus matang, kupas belah dua
  • 3 batang daun bawang, iris halus
  • Bawang goreng secukupnya
  • Seledri iris halus
  • Kerupuk emping atau kerupuk udang
  • Sambal rawit atau sambal terasi

Cara Memasak

  1. Rebus kikil sapi dan tulang sapi dengan air mendidih selama 10 menit. Buang air pertama (buang kotoran dan bau amis).
  2. Ganti air baru (3 liter). Masukkan bawang putih, bawang merah, jahe, daun salam, serai, dan merica butir. Didihkan, kemudian kecilkan api. Rebus 2-3 jam sampai kikil empuk dan kaldu bening kental. Saring kaldu, sisihkan kikil.
  3. Suwir kikil sapi tipis-tipis. Sisihkan.
  4. Rebus mie kuning sebentar sampai matang, tiriskan. Taruh di mangkuk saji bersama tauge.
  5. Panaskan kaldu kembali. Masukkan kikil suwir dan bakso. Didihkan sebentar supaya panas merata.
  6. Tuang kuah panas ke mangkuk mie. Tambahkan telur rebus belah dua.
  7. Taburi bawang goreng, daun bawang iris, dan seledri.
  8. Sajikan dengan kerupuk dan sambal rawit di samping.

Tips Sukses Memasak Mie Kocok

  • Rebus kikil dengan api kecil lama—supaya empuk tapi nggak hancur. Kalau terlalu cepat, kikil jadi keras.
  • Gunakan tulang sapi untuk kaldu—kuah jadi lebih pekat dan gurih alami tanpa penyedap banyak.
  • Rebus mie jangan terlalu lama—supaya tetap kenyal dan nggak lembek saat disiram kuah panas.
  • Kesalahan umum: kaldu kurang bening karena nggak dibuang air pertama. Karena itu, selalu buang air rebusan pertama.
  • Variasi: tambah soun atau bihun untuk tekstur lebih ringan. Atau buat versi vegetarian pakai jamur dan tahu.
  • Kalau suka mie kuah kental lain, coba resep mie celor palembang kami. Atau jelajahi koleksi resep masakan Nusantara untuk inspirasi kuliner kaki lima lainnya.

Mie kocok ini beneran bikin malam terasa hangat—kuahnya bening gurih, kikil empuk kenyal, mie kenyal, dan aroma bawang goreng bikin pengen tambah terus! Coba masak malam ini atau besok pagi, cocok buat sarapan atau makan malam keluarga. Sajikan panas dengan kerupuk, kemudian ceritain pengalamanmu di kolom komentar ya—kuahnya bening banget nggak? Selamat memasak, teman! 🍜🔥