Hai, teman masak pagi hari! Di Sendok Sejagat, kami paling senang kalau weekend pagi bikin hidangan yang kuahnya kental, wangi rempah, dan juga bikin semua orang di rumah berkumpul di meja makan. Bayangin kamu angkat sendok lontong sayur Medan panas: lontong pulen yang menyerap kuah santan kuning kental, sayur labu siam empuk, telur rebus, tahu goreng, dan taburan bawang goreng yang bikin aroma langsung menggoda. Kami sudah masak resep lontong sayur Medan ini berkali-kali di dapur—dari versi ringan sampai yang rempahnya full—sampai nemu takaran yang pas buat sarapan keluarga atau buka puasa. Yuk, rebus lontongnya dan kita bikin bareng hidangan Sumatera Utara yang selalu bikin nasi tambah terus ini!
Asal-usul Hidangan Lontong Sayur Medan
Lontong sayur Medan berasal dari kota Medan, Sumatera Utara—sebagai sarapan khas masyarakat Melayu, Batak, dan Tionghoa yang tinggal di sana. Hidangan ini berkembang dari tradisi pasar pagi dan warung kaki lima sejak awal abad ke-20, di mana lontong (nasi ketan kukus dalam daun pisang) disiram kuah santan kuning kental yang kaya rempah. Karena itu, lontong sayur Medan punya pengaruh kuat dari masakan Melayu dan India—kunyit, jinten, dan ketumbar jadi bumbu utama, sementara santan kental dan labu siam jadi ciri khas lokal. Setelah itu, hidangan ini menyebar ke seluruh Sumatera dan Jawa sebagai menu sarapan favorit di warteg atau angkringan. Sampai sekarang, lontong sayur Medan tetap jadi ikon kuliner Medan—selalu ada di gerai pagi, hotel, atau rumah tangga, disajikan dengan telur rebus, tahu, tempe goreng, dan kerupuk yang bikin rasanya makin lengkap.

Bahan-bahan (untuk 6-8 porsi)
Untuk lontong:
- 1 kg beras (cuci bersih, rendam 1 jam)
- Daun pisang muda secukupnya (rebus sebentar biar lentur)
- Lidi atau tali rafia untuk mengikat
Untuk kuah santan sayur:
- 1 liter santan kental (dari 1 butir kelapa tua)
- 500 ml santan encer (dari sisa perasan pertama)
- 300 gram labu siam muda, potong korek api
- 200 gram kacang panjang, potong 4 cm
- 2 buah tahu putih, potong dadu, goreng setengah matang
- 4 butir telur ayam, rebus matang, kupas
- 5 siung bawang merah, haluskan
- 4 siung bawang putih, haluskan
- 3 buah cabai merah keriting, haluskan
- 2 cm kunyit, haluskan
- 2 cm lengkuas, memarkan
- 3 lembar daun salam
- 3 batang serai, memarkan
- 2 sdm gula merah sisir
- Garam dan kaldu bubuk secukupnya
- Minyak goreng secukupnya
Pelengkap:
- Bawang goreng
- Kerupuk emping atau udang
- Sambal terasi (opsional)
Cara Memasak
- Bungkus beras ketan ke dalam daun pisang bentuk silinder panjang, ikat kedua ujungnya rapat. Kukus selama 1 jam sampai matang. Sisihkan.
- Haluskan bawang merah, bawang putih, cabai, dan kunyit. Panaskan minyak di panci besar, tumis bumbu halus, lengkuas, daun salam, dan serai sampai harum dan matang, sekitar 5-7 menit.
- Masukkan labu siam dan kacang panjang. Aduk rata sampai sayur layu, sekitar 3 menit.
- Tuang santan encer. Didihkan sambil aduk supaya santan nggak pecah. Tambahkan gula merah, garam, dan juga kaldu bubuk. Masak sampai sayur empuk, sekitar 15 menit.
- Tambahkan santan kental. Kecilkan api, aduk pelan sampai kuah mendidih lagi dan mengental. Cicipi rasa—harus manis gurih pedas seimbang.
- Masukkan tahu goreng dan telur rebus. Aduk sebentar supaya bumbu meresap, masak 5 menit lagi. Matikan api.
- Potong lontong jadi irisan tebal. Taruh di mangkuk saji, tuang kuah santan sayur panas di atasnya.
- Taburi bawang goreng, sajikan dengan kerupuk dan sambal terasi di samping.
Tips Sukses Memasak Lontong Sayur Medan
- Gunakan santan segar kental—kuah jadi lebih gurih dan nggak mudah pecah. Kalau pakai santan instan, encerkan dulu dengan air.
- Tumis bumbu sampai benar-benar matang—bau langu hilang dan rasa lebih dalam.
- Aduk santan kental dengan api kecil—kalau terlalu besar, kuah pecah dan berminyak.
- Kesalahan umum: lontong dikukus kurang lama, nasi mentah di dalam. Kukus minimal 1 jam penuh.
- Variasi: tambah ebi kering sangrai di kuah untuk umami ekstra. Atau buat versi ringan pakai labu kuning dan kacang tolo.
- Kalau suka lontong kuah lain, coba resep lontong opor ayam kami yang juga kental. Atau jelajahi koleksi resep masakan Indonesia untuk inspirasi pagi hari lainnya.
Lontong sayur Medan ini beneran bikin pagi terasa spesial—kuahnya kental gurih manis, lontong pulen, sayur empuk, dan juga aroma rempah bikin pengen tambah terus! Coba bikin besok pagi atau akhir pekan, cocok buat sarapan keluarga atau buka puasa. Sajikan panas dengan kerupuk, kemudian ceritain ke kami di kolom komentar ya—kuahnya kental banget nggak? Selamat memasak, teman! 🍲🥥






