Resep Ketupat Sayur: Lontong Sayur Khas Betawi yang Gurih Manis

INDONESIA74 Dilihat

Hai, teman masak pagi hari! Di Sendok Sejagat, kami paling suka kalau weekend pagi bikin hidangan yang kuahnya kental wangi, lontongnya pulen, dan bikin semua orang di rumah langsung duduk manis di meja. Bayangin kamu angkat sendok ketupat sayur Betawi panas: ketupat yang lembut menyerap kuah santan kuning kental, labu siam empuk, telur rebus, tahu goreng, dan taburan bawang goreng yang bikin aroma langsung menggoda. Kami sudah masak resep ketupat sayur ini berkali-kali di dapur—dari versi klasik Betawi sampai yang lebih ringan—sampai nemu takaran yang pas buat sarapan keluarga atau buka puasa. Yuk, rebus ketupatnya dan kita bikin bareng hidangan Jakarta yang selalu bikin orang tambah terus ini!

Asal-usul Hidangan Ketupat Sayur

Ketupat sayur khas Betawi muncul di Jakarta sejak zaman kolonial Belanda, terutama di kalangan masyarakat Betawi dan pendatang Jawa yang tinggal di Batavia. Hidangan ini jadi menu wajib saat lebaran atau hari besar Islam—ketupat melambangkan kesucian dan maaf-memaafkan, sementara sayur santan kuningnya jadi simbol kemakmuran. Karena itu, ketupat sayur Betawi punya ciri khas kuah santan yang manis gurih dengan rempah melimpah—pengaruh kuat dari masakan Jawa Tengah tapi dibuat lebih kental dan kaya karena menggunakan labu siam muda yang empuk. Setelah itu, hidangan ini menyebar ke seluruh Jakarta dan sekitarnya sebagai sarapan pagi favorit di warteg atau rumah tangga Betawi. Sampai sekarang, ketupat sayur tetap jadi ikon kuliner Betawi—selalu ada di gerai pagi, rumah makan Betawi, atau meja lebaran, disajikan dengan telur rebus, tahu, tempe, dan kerupuk yang bikin rasanya makin lengkap.

Bahan segar resep ketupat sayur Betawi: beras ketan, santan kental, labu siam potong, kacang panjang, telur ayam, tahu putih, bawang merah, bawang putih, cabai merah, kunyit, lengkuas, serai, daun salam di atas meja dapur kayu

Bahan-bahan (untuk 6-8 porsi)

Untuk ketupat:

  • 1 kg beras (cuci bersih, rendam 1 jam)
  • Daun kelapa muda atau daun pisang secukupnya (untuk membungkus)
  • Tali rafia atau lidi untuk mengikat

Untuk kuah santan sayur:

  • 1 liter santan kental (dari 1 butir kelapa tua)
  • 500 ml santan encer (dari sisa perasan pertama)
  • 400 gram labu siam muda, potong korek api
  • 200 gram kacang panjang, potong 4 cm
  • 4 butir telur ayam, rebus matang, kupas
  • 2 buah tahu putih, potong dadu, goreng setengah matang
  • 5 siung bawang merah, haluskan
  • 4 siung bawang putih, haluskan
  • 3 buah cabai merah keriting, haluskan
  • 2 cm kunyit segar, haluskan
  • 2 cm lengkuas, memarkan
  • 3 lembar daun salam
  • 3 batang serai, memarkan
  • 2 sdm gula merah sisir
  • Garam dan kaldu bubuk secukupnya
  • Minyak goreng secukupnya

Pelengkap:

  • Bawang goreng
  • Kerupuk emping atau kerupuk udang
  • Sambal terasi atau sambal kacang (opsional)

Cara Memasak

  1. Bungkus beras ke dalam daun kelapa atau daun pisang bentuk segitiga atau silinder. Ikat rapat dengan tali. Rebus atau kukus selama 2-3 jam sampai matang dan padat. Sisihkan.
  2. Haluskan bawang merah, bawang putih, cabai, dan kunyit. Panaskan minyak di panci besar, tumis bumbu halus, lengkuas, daun salam, dan juga serai sampai harum dan matang, sekitar 5-7 menit.
  3. Masukkan labu siam dan kacang panjang. Aduk rata sampai sayur layu, sekitar 3 menit.
  4. Tuang santan encer. Didihkan sambil aduk supaya santan nggak pecah. Tambahkan gula merah, garam, dan kaldu bubuk. Masak sampai sayur empuk, sekitar 15 menit.
  5. Tambahkan santan kental. Kecilkan api, aduk pelan sampai kuah mendidih lagi dan mengental. Cicipi rasa—harus manis gurih pedas seimbang.
  6. Masukkan tahu goreng dan telur rebus. Aduk sebentar supaya bumbu meresap, masak 5 menit lagi. Matikan api.
  7. Potong ketupat jadi irisan tebal. Taruh di mangkuk saji, tuang kuah santan sayur panas di atasnya.
  8. Taburi bawang goreng, sajikan dengan kerupuk dan sambal terasi di samping.

Tips Sukses Memasak Ketupat Sayur

  • Rendam beras minimal 1 jam—supaya ketupat pulen dan matang merata saat direbus.
  • Gunakan santan segar kental—kuah jadi lebih gurih dan nggak mudah pecah. Kalau pakai santan instan, encerkan dulu dengan air.
  • Aduk santan kental dengan api kecil—kalau terlalu besar, kuah pecah dan berminyak.
  • Kesalahan umum: ketupat direbus kurang lama, nasi mentah di dalam. Rebus minimal 2-3 jam penuh.
  • Variasi: tambah ebi kering sangrai di kuah untuk umami ekstra. Atau buat versi ringan pakai labu kuning dan kacang tolo.
  • Kalau suka lontong kuah lain, coba resep lontong sayur medan kami yang juga kental. Atau jelajahi koleksi resep Masakan Nusantara untuk inspirasi pagi hari lainnya.

Ketupat sayur Betawi ini beneran bikin pagi terasa spesial—kuahnya kental gurih manis, ketupat pulen, sayur empuk, dan aroma rempah bikin pengen tambah terus! Coba bikin besok pagi atau akhir pekan, cocok buat sarapan keluarga atau buka puasa. Sajikan panas dengan kerupuk, kemudian ceritain ke kami di kolom komentar ya—kuahnya kental banget nggak? Selamat memasak, teman! 🍲🥥