Resep Germknödel Khas Austria: Dumpling Ragi Isi Plum Manis yang Lembut Hangat

Halo, teman-teman yang suka dessert hangat! Di Sendok Sejagat, kami sering cari camilan yang terasa seperti pelukan dari dapur Eropa Tengah, dan Germknödel ini langsung bikin kami ketagihan setelah kukus berkali-kali di rumah. Dumpling ragi yang mengembang lembut, di dalamnya ada selai plum (powidl) manis asam yang meleleh hangat, ditaburi biji poppy dan gula bubuk – setiap suapan terasa fluffy di luar, juicy di tengah, dengan rasa manis asam yang bikin ingin tambah lagi. Kami biasa sajikan ini sebagai dessert setelah makan malam atau camilan sore musim dingin, tambah saus vanila hangat yang bikin rasanya makin nyaman. Hidangan ini terasa seperti cerita hangat dari Austria: adonan ragi yang sabar, kukus pelan, tapi hasilnya selalu bikin senyum. Yuk, kita uleni adonan bareng dan isi selai plum – aroma ragi yang mengembang langsung bikin dapur terasa cozy!

Kami suka bagaimana Germknödel ini manis tapi tidak enek, dengan tekstur fluffy yang bikin ingin gigit lagi. Selain itu, dumpling ini cocok buat yang suka dessert kukus ringan tapi kaya rasa. Setelah berkali-kali kukus dan cicip, kami yakin kamu akan suka keseimbangan manis-asam yang bikin ingin ulang lagi.

Asal-Usul Germknödel

Germknödel berasal dari Austria, khususnya wilayah Wina dan Lower Austria, bagian dari masakan tradisional Austria yang kaya dumpling manis. Nama “Germknödel” berarti dumpling ragi, dan hidangan ini sudah ada sejak abad ke-19 sebagai dessert musim dingin yang menghangatkan.

Kami pelajari bahwa resep ini lahir dari dapur rumah tangga Austria yang manfaatkan ragi, tepung, dan selai plum (powidl) untuk camilan hangat saat musim dingin panjang. Karena itu, Germknödel sering muncul di meja keluarga atau kedai tradisional, disajikan dengan biji poppy gula dan mentega leleh. Pengaruh Bohemia dan Bavaria membuat dumpling ini pakai selai plum asam untuk keseimbangan rasa. Di Austria modern, Germknödel tetap ikon dessert, sering dijual di pasar Natal atau dibuat sendiri untuk acara keluarga.

Kami di Sendok Sejagat coba versi Wina klasik ini, dan rasanya seperti duduk di kedai kecil di Vienna – lembut hangat, manis asam, dan penuh cerita dapur sederhana. Jika kamu suka dumpling manis, coba juga resep apfelstrudel yang kami punya – mirip hangatnya tapi dengan apel segar.

Bahan-bahan resep Germknödel termasuk tepung terigu, ragi, susu, telur, mentega, selai plum, biji poppy, dan gula bubuk siap dibuat

Bahan-Bahan untuk Germknödel

Kami buat untuk 8-10 buah dumpling (porsi 4-5 orang).

Untuk adonan ragi:

  • 500 gram tepung terigu protein tinggi
  • 1 bungkus ragi instan (7 gram)
  • 250 ml susu hangat
  • 80 gram gula pasir
  • 80 gram mentega tawar, lelehkan
  • 2 butir telur ukuran besar
  • Sejumput garam
  • Kulit parut 1 buah lemon

Untuk isian:

  • 300-400 gram selai plum (powidl atau plum jam tanpa gula tambahan)

Bahan untuk topping:

  • 100 gram biji poppy, giling halus
  • 100 gram gula bubuk
  • 50 gram mentega tawar, lelehkan

Siapkan kukusan besar dan kain bersih untuk tutup adonan.

Cara Memasak Germknödel

Kami buat adonan ragi dulu, isi, lalu kukus. Total waktu sekitar 2 jam termasuk fermentasi.

  1. Campur ragi instan dengan susu hangat dan 1 sendok makan gula. Diamkan 5-10 menit sampai berbusa.
  2. Di mangkuk besar, campur tepung, sisa gula, garam, dan kulit lemon parut. Buat lubang di tengah.
  3. Tuang campuran ragi, telur, dan mentega leleh. Uleni 8-10 menit sampai adonan halus elastis.
  4. Tutup kain lembab, diamkan di tempat hangat 45-60 menit sampai mengembang dua kali lipat.
  5. Kempiskan adonan, bagi jadi 8-10 bagian sama besar. Pipihkan masing-masing jadi lingkaran, isi 1-2 sendok selai plum di tengah.
  6. Lipat adonan rapat, bentuk bola sempurna agar isian tidak bocor. Letakkan di kain bersih, tutup lagi, diamkan 20 menit.
  7. Panaskan air kukus sampai mendidih. Kukus Germknödel api sedang 15-18 menit sampai mengembang dan matang (tes dengan tusuk gigi).
  8. Angkat, oles mentega leleh, taburi biji poppy giling dan gula bubuk. Sajikan panas.

Dengan begitu, dumpling-mu mengembang lembut dan isian meleleh hangat. Kemudian, nikmati segera agar tekstur terbaik.

Tips Sukses dan Variasi dari Dapur Sendok Sejagat

Tim kami bagikan pengalaman ini supaya Germknödel mengembang sempurna tanpa bocor.

  • Uleni adonan cukup kuat – adonan lemah bikin dumpling padat, kuat bikin fluffy kenyal.
  • Isi selai plum kental – selai encer bocor saat kukus, gunakan powidl asli atau plum jam pekat.
  • Kukus api sedang – api besar bikin dumpling retak, kecil bikin lama mengembang.
  • Bentuk bola rapat – celah bikin isian keluar, tutup rapat agar tidak bocor.
  • Untuk variasi, isi dengan selai apricot atau cokelat – kami coba, tambah rasa manis baru.
  • Hindari buka tutup kukusan terlalu sering – uap hilang bikin dumpling kempis.
  • Simpan sisa di kulkas 2 hari; panaskan ulang di kukusan agar tetap lembut.
  • Eksperimen topping – tambah mentega leleh lebih banyak untuk rasa Austria klasik, versi rumah favorit kami.

Sebaliknya, kalau ingin lebih ringan, kurangi mentega di adonan. Namun, versi klasik dengan mentega banyak paling lembut dan autentik Austria. Jelajahi lebih banyak resep masakan Eropa di koleksi kami untuk inspirasi dumpling manis serupa.

Yuk, siapkan tepung dan selai plum, lalu kukus Germknödel ini malam ini! Kami di Sendok Sejagat percaya, dessert seperti ini bikin masak jadi aktivitas yang menghangatkan hati. Setelah coba, ceritain dong tekstur mengembangnya – mungkin kesabaran ulenimu bikin lebih fluffy dari kami. Selamat memasak, dan nikmati setiap gigitan yang penuh cerita Austria!