Resep Gehu: Camilan Pedas Renyah Khas Jawa Barat yang Bikin Ketagihan

INDONESIA170 Dilihat

Hai, sobat gorengan! Di Sendok Sejagat, kami paling suka kalau akhir pekan bikin camilan yang langsung habis sebelum dingin. Bayangin gigit gehu panas: luar tepungnya kriuk banget, dalamnya tahu empuk yang isi tauge segar plus sayur tumis pedas yang bikin mata melek dan lidah bergoyang. Kami sudah coba variasi gehu ini berkali-kali di dapur Jakarta—mulai dari yang mild sampai level jeletot—sampai akhirnya nemu resep yang pas banget buat bahan sehari-hari tapi rasanya tetap autentik seperti di pinggir jalan Bandung. Yuk, siapkan wajan dan kita goreng bareng camilan Sunda legendaris ini!

Asal-usul Hidangan Gehu

Gehu memang jadi salah satu ikon camilan khas Sunda di Jawa Barat, terutama di Bandung dan sekitarnya. Nama “gehu” sendiri berasal dari bahasa Sunda: “ge” dari geuleuh atau tauge, sedangkan “hu” dari tahu—jadi artinya tahu tauge. Makanan ini muncul sebagai variasi kreatif dari tahu isi biasa yang sudah populer di Nusantara sejak lama. Setelah itu, pedagang kaki lima di Bandung mulai bereksperimen dengan menambahkan tauge segar sebagai isian utama, lalu mereka bikin versi pedas supaya lebih nendang dan beda. Versi pedasnya bahkan dikenal sebagai gehu jeletot karena rasanya super pedas sampai bikin mata melotot atau urat keseleo! Meski tak ada catatan pasti kapan pertama kali muncul, gehu sudah jadi bagian budaya kuliner Jawa Barat beberapa dekade lalu. Karena itu, sekarang sering dijual di pasar malam, sekolah, atau pinggir jalan sebagai camilan murah meriah yang selalu bikin kangen kampung halaman.

Bahan Utama Resep Gehu: Tahu Pong, Tauge, Wortel, Kol, Cabai Rawit

Bahan-bahan (untuk sekitar 10-12 buah gehu)

Untuk tahu dan isian:

  • 10-12 buah tahu pong atau tahu kuning kopong (pilih yang tebal dan berpori biar mudah diisi)
  • 150 gram tauge segar (buang ekornya, cuci bersih)
  • 100 gram kol, iris halus
  • 100 gram wortel, potong korek api tipis
  • 5-8 buah cabai rawit merah (sesuaikan level pedas, iris halus)
  • 4 siung bawang putih, cincang halus
  • 3 siung bawang merah, cincang halus
  • 1 batang daun bawang, iris tipis
  • Garam, merica bubuk, dan kaldu bubuk secukupnya
  • Minyak goreng secukupnya untuk menumis dan menggoreng

Untuk adonan tepung pelapis:

  • 150 gram tepung terigu serbaguna
  • 2 sendok makan tepung beras (biar lebih kriuk)
  • 1 sendok makan tepung tapioka atau sagu (opsional, tambah renyah)
  • 1/2 sendok teh garam
  • 1/2 sendok teh merica bubuk
  • 1/2 sendok teh baking powder (biar adonan mengembang ringan)
  • Air secukupnya (sekitar 200-250 ml) sampai adonan kental tapi bisa mengalir
  • Minyak goreng banyak untuk deep fry

Cara Memasak

  1. Panaskan sedikit minyak di wajan. Tumis bawang merah dan bawang putih sampai harum dan layu, sekitar 2 menit.
  2. Setelah itu, masukkan wortel iris. Aduk 2-3 menit sampai setengah lunak, lalu tambahkan kol dan tauge. Tumis cepat biar sayur tetap renyah.
  3. Selanjutnya, tambahkan cabai rawit iris, daun bawang, garam, merica, dan kaldu bubuk. Aduk rata 1-2 menit, cicipi rasa—pedasnya harus dominan. Matikan api, lalu dinginkan isian.
  4. Sementara itu, belah tahu pong secara horizontal tapi jangan sampai putus (seperti buka buku). Isi dengan tumisan sayur secukupnya, tekan pelan supaya padat.
  5. Di tahap ini, campur semua bahan adonan tepung di mangkuk besar. Tuang air sedikit demi sedikit sambil aduk sampai halus dan kental seperti adonan pancake.
  6. Panaskan minyak banyak di wajan dalam dengan api sedang. Celup tahu isi ke adonan tepung sampai terbalut rata.
  7. Goreng tahu satu per satu sampai keemasan dan kriuk, sekitar 3-4 menit per sisi. Angkat, lalu tiriskan di tisu dapur.
  8. Dengan begitu, sajikan panas-panas dengan cabai rawit utuh atau sambal kecap biar tambah mantap.

Tips Sukses Memasak Gehu

  • Pilih tahu pong yang masih segar dan kopong—kalau tahu terlalu padat, susah diisi dan hasilnya kurang empuk.
  • Tumis isian jangan terlalu lama; sayur harus tetap crunchy supaya kontras dengan luar yang kriuk.
  • Tambah baking powder di adonan tepung—bikin gehu lebih mengembang dan nggak keras setelah dingin.
  • Kesalahan umum: minyak kurang panas saat goreng, hasilnya lembek dan menyerap minyak banyak. Karena itu, pastikan minyak benar-benar panas tapi nggak berasap.
  • Variasi: tambah oncom tumbuk halus ke isian untuk rasa lebih gurih khas Sunda, atau buat versi non-pedas buat anak kecil.
  • Kalau suka gorengan isi sayur lain, coba resep tahu isi oncom kami yang juga renyah. Atau langsung eksplor koleksi resep masakan Indonesia untuk ide takjil atau ngemil sore.

Gehu ini camilan yang bikin rumah langsung rame—satu gigit langsung pengen ambil lagi! Coba bikin sore ini atau besok pas hujan, pasti bikin mood naik. Foto hasil gehu homemade-mu dan share di komentar ya, kami tunggu cerita pedasnya! Selamat goreng, teman! 🌶️🍲