Halo, sobat pecinta dessert klasik! Di Sendok Sejagat, kami sering kangen hidangan manis yang terasa seperti pelukan hangat dari keluarga, dan Flan Napolitano ini langsung bikin kami ingin panggang ulang setiap kali ingat teksturnya. Custard telur yang lembut banget, halus seperti sutra, dengan lapisan caramel yang pahit manis di dasar – setiap sendok terasa creamy lumer di lidah, manisnya pas, dan aroma vanila yang wangi. Kami biasa sajikan ini untuk penutup makan malam atau kumpul keluarga, tambah sedikit whipped cream dingin atau buah segar yang bikin kontras enak. Hidangan ini terasa seperti cerita sederhana dari Meksiko: bahan sehari-hari, prosesnya sabar, tapi hasilnya selalu bikin orang diam-diam minta tambah. Yuk, kita buat caramel bareng dan kukus flan – aroma vanila yang menguar langsung bikin dapur terasa nyaman!
Kami suka bagaimana Flan Napolitano ini manis tapi tidak enek, dengan tekstur lembut yang bikin ingin gigit lagi. Selain itu, flan ini cocok buat yang suka dessert dingin tapi punya rasa dalam. Setelah berkali-kali kukus dan cicip, kami yakin kamu akan suka keseimbangan manis-pahit yang bikin ingin ulang lagi.
Asal-Usul Flan Napolitano
Flan Napolitano berasal dari Meksiko, adaptasi dari flan klasik Spanyol yang dibawa penjajah pada abad ke-16. Versi Meksiko ini jadi lebih kaya karena tambahan krim dan keju krim (cream cheese) yang bikin tekstur lebih lembut dan creamy – nama “Napolitano” merujuk pada gaya Napoli yang kaya susu dan telur.
Kami pelajari bahwa hidangan ini lahir dari dapur keluarga Meksiko yang manfaatkan telur dan susu melimpah untuk dessert sederhana. Karena itu, Flan Napolitano sering muncul di meja makan keluarga saat hari raya atau acara kecil, berbeda dari flan Spanyol yang lebih ringan. Pengaruh Spanyol dan Italia membuat flan ini pakai vanilla bean atau ekstrak asli untuk aroma, tapi Meksiko beri sentuhan krim kental untuk tekstur lebih mewah. Di Meksiko modern, flan ini tetap ikon dessert, sering disajikan di restoran keluarga atau dibuat sendiri untuk pesta.
Kami di Sendok Sejagat coba versi Meksiko klasik ini, dan rasanya seperti duduk di meja makan keluarga di Mexico City – lembut, manis pahit, dan penuh cerita dapur sederhana. Jika kamu suka custard manis, coba juga resep crème brûlée yang kami punya – mirip teksturnya tapi dengan topping karamel renyah.

Bahan-Bahan untuk Flan Napolitano
Kami buat untuk loyang bundar 22-24 cm (8-10 potong).
Untuk caramel:
- 200 gram gula pasir
- 60 ml air
Untuk custard:
- 1 kaleng susu kental manis (397 gram)
- 1 kaleng susu evaporasi (370 ml)
- 1 kaleng krim kental (atau heavy cream 200 ml)
- 200 gram cream cheese (softened)
- 5 butir telur ukuran besar
- 1 sendok teh ekstrak vanila murni (atau biji 1 batang vanila)
- Sejumput garam
Siapkan loyang bundar atau bundt pan, loyang besar untuk bain-marie, dan oven preheated 175°C.
Cara Memasak Flan Napolitano
Kami buat caramel dulu, lalu custard, dan kukus di bain-marie. Total waktu sekitar 1 jam 30 menit + dingin.
- Buat caramel: Panaskan gula dan air di panci kecil api sedang. Jangan diaduk, goyang panci saja sampai gula meleleh dan berwarna amber keemasan (sekitar 8-10 menit).
- Tuang caramel panas ke loyang, putar loyang agar caramel melapisi dasar dan pinggir. Dinginkan sampai keras.
- Blender susu kental, susu evaporasi, krim kental, cream cheese, telur, vanila, dan garam sampai halus dan berbusa (jangan overblend agar tidak banyak gelembung).
- Saring adonan custard melalui saringan halus agar lebih lembut tanpa gelembung udara.
- Tuang custard ke loyang yang sudah ada caramel. Tutup loyang dengan foil aluminium.
- Letakkan loyang flan di dalam loyang besar. Tuang air panas ke loyang besar sampai setengah tinggi loyang flan (bain-marie).
- Panggang 60-75 menit sampai custard set tapi tengah masih goyang sedikit saat digoyang. Keluarkan dari oven, buka foil, dinginkan di suhu ruang 30 menit.
- Dinginkan di kulkas minimal 4 jam (lebih baik semalam). Balik ke piring saji agar caramel mengalir di atas.
Dengan begitu, flan-mu lembut sempurna dan caramel mengalir indah. Kemudian, potong dingin untuk potongan rapi.
Tips Sukses dan Variasi dari Dapur Sendok Sejagat
Tim kami bagikan pengalaman ini supaya flan lembut tanpa retak atau bergelembung.
- Jangan overblend custard – banyak udara bikin flan berlubang atau retak saat dipanggang.
- Saring custard – hilangkan gelembung dan sisa bumbu, tekstur lebih halus seperti sutra.
- Bain-marie penting – air panas bikin matang merata, tanpa air flan retak atau terlalu kering.
- Tutup foil rapat – cegah air masuk dan custard terlalu kering di atas.
- Untuk variasi, tambah sedikit kulit jeruk parut – kami suka tambah aroma citrus segar.
- Hindari buka oven terlalu sering – suhu turun bikin flan retak atau tidak set merata.
- Simpan di kulkas 4-5 hari; balik tepat sebelum sajikan agar caramel tidak mengering.
- Eksperimen gula – ganti sebagian gula dengan gula kelapa untuk rasa lebih karamel, versi rumah favorit kami.
Sebaliknya, kalau ingin lebih ringan, kurangi cream cheese. Namun, versi klasik dengan krim kental paling lembut dan autentik Meksiko. Jelajahi lebih banyak resep masakan Amerika di koleksi kami untuk inspirasi manis serupa.
Yuk, siapkan gula dan telur, lalu kukus Flan Napolitano ini malam ini! Kami di Sendok Sejagat percaya, dessert seperti ini bikin masak jadi aktivitas yang menghangatkan hati. Setelah coba, ceritain dong tekstur lembutnya – mungkin kesabaran kukusmu bikin lebih halus dari kami. Selamat memasak, dan nikmati setiap potong yang penuh rasa Meksiko!






