Hai, teman yang berani coba rasa baru di dapur! Di Sendok Sejagat, kami suka mengajak kamu menjelajahi bahan eksotis, dan kami menunjukkan bahwa kamu bisa memasaknya dengan lebih mudah daripada yang kamu bayangkan. Bayangkan kamu memotong emu fillet yang berwarna merah gelap, lalu menggorengnya cepat sampai permukaannya kecokelatan renyah, sementara di dalam tetap merah muda juicy seperti steak terbaik. Rasanya mirip daging sapi tapi lebih ringan, sedikit manis alami, dan hampir tidak ada lemak—cocok sekali untuk makan malam sehat yang terasa mewah. Yuk, kita masak bareng versi sederhana tapi autentik ala Australia. Kami menjamin setelah satu gigitan, kamu akan berkata, “Ini level baru daging steak!”
Asal-usul Emu Fillet Khas Australia
Emu fillet berasal dari peternakan emu komersial di Australia yang mulai booming sejak 1990-an. Masyarakat mengenal burung emu (Dromaius novaehollandiae) sebagai burung asli Australia terbesar kedua setelah burung unta. Selama ribuan tahun, masyarakat Aborigin memakan dagingnya untuk memenuhi kebutuhan protein rendah lemak. Setelah pemerintah Australia mendorong peternakan emu pada akhir abad ke-20, daging emu jadi bahan premium di restoran dan pasar gourmet—terutama di negara bagian seperti Western Australia dan South Australia. Banyak koki memasak emu fillet pada tingkat medium-rare supaya mereka menjaga teksturnya tetap empuk. Mereka memadukan rasanya yang ringan dengan bush spices atau saus anggur merah untuk menciptakan hidangan khas Australia. Kami di tim Sendok Sejagat pernah mencicipi langsung di restoran Outback—teksturnya yang lembut dan rasa manis alaminya langsung bikin terkesan!

Bahan-bahan yang Kamu Butuhkan
Untuk 4 porsi:
- 600-700 gram emu fillet (potong tebal 3-4 cm; kalau sulit dapat, pesan online dari supplier daging eksotis atau ganti dengan daging rusa/venison untuk rasa mirip)
- 2 sendok makan minyak zaitun atau minyak canola (untuk menumis)
- 2 sendok makan mentega tawar
- 3 siung bawang putih, geprek ringan
- 2 cabang rosemary segar (atau 1 sendok teh rosemary kering)
- Garam laut kasar secukupnya
- Merica hitam bubuk segar secukupnya
Untuk saus sederhana bush tomato (opsional tapi sangat direkomendasikan):
- 200 ml kaldu sapi atau ayam
- 100 ml anggur merah kering (atau jus anggur merah kalau tidak pakai alkohol)
- 2 sendok makan saus tomat bush tomato (atau saus tomat biasa + sedikit paprika bubuk asap)
- 1 sendok teh madu atau gula aren
- Garam dan merica secukupnya
Pelengkap sajian:
- Kentang panggang atau mashed potato
- Sayur hijau tumis (bayam atau brokoli)
- Irisan lemon segar
Cara Memasak Emu Fillet
- Keluarkan emu fillet dari kulkas 30-45 menit sebelum dimasak agar suhu ruang. Keringkan permukaan dengan tisu dapur.
- Taburi kedua sisi fillet dengan garam laut kasar dan merica hitam segar. Pijat ringan supaya bumbu meresap.
- Panaskan wajan cast iron atau wajan tebal dengan api tinggi. Tambahkan minyak zaitun sampai hampir berasap.
- Masukkan emu fillet. Goreng 2-3 menit per sisi untuk tingkat medium-rare (suhu dalam 55-58°C kalau pakai termometer). Jangan terlalu sering dibalik.
- Tambahkan mentega, bawang putih geprek, dan rosemary ke wajan di menit terakhir. Sendokkan mentega panas ke atas fillet selama 1 menit agar aroma meresap.
- Angkat fillet ke piring hangat. Istirahatkan 5-7 menit supaya jus merata di dalam daging.
- Di wajan yang sama, tuang kaldu dan anggur merah. Aduk sambil kerok sisa bumbu di dasar wajan.
- Tambahkan saus tomat bush tomato dan madu. Didihkan pelan sampai mengental, sekitar 3-4 menit. Cicipi dan sesuaikan rasa.
- Potong fillet melintang tipis-tipis melawan serat. Siram saus di atasnya.
- Sajikan panas dengan kentang panggang dan sayur hijau di samping.
Tips Sukses Membuat Emu Fillet di Rumah
- Jangan overcook—emu fillet paling enak medium-rare atau medium; kalau terlalu matang, daging jadi kering dan alot karena lemaknya sangat sedikit.
- Istirahatkan daging setelah digoreng—ini kunci supaya jus tidak keluar saat dipotong dan tekstur tetap juicy.
- Gunakan wajan panas benar-benar panas—permukaan cepat kecokelatan tanpa kehilangan kelembapan di dalam.
- Untuk variasi, tambahkan bush spices seperti lemon myrtle atau wattleseed bubuk di marinasi—rasa Australia jadi lebih autentik.
- Kalau tidak ada emu, daging rusa atau daging sapi has dalam premium bisa jadi pengganti terbaik—tapi kurangi waktu memasak 1 menit karena emu lebih cepat matang.
- Sajikan segera setelah istirahat—daging emu kehilangan kelembapan lebih cepat dibanding daging sapi.
Kalau kamu suka daging steak rendah lemak seperti ini, coba juga resep kangaroo steak khas Australia yang sama-sama liar dan sehat. Atau jelajahi lebih banyak resep masakan australia di koleksi Sendok Sejagat.
Sudah siap bikin emu fillet di dapur kamu? Resep ini terasa mewah meski caranya simpel, dan hasilnya selalu bikin keluarga atau teman terkesan. Kami di Sendok Sejagat sering masak ini saat ingin sesuatu yang berbeda dari steak biasa—rasa manis alami dan tekstur empuknya langsung bikin ketagihan. Yuk, keluarkan fillet dari freezer sekarang, panaskan wajan, dan ciptakan momen makan malam spesial. Ceritakan ke kami ya kalau sudah berhasil—kami penasaran banget dengan tingkat kematangan favorit kamu!










