Halo, pecinta masakan rumahan Jepang yang kaya rasa! Sendok Sejagat mengajak kamu langsung bikin Chikuzenni (筑前煮) asli ala Fukuoka, Kyushu sendiri. Oleh karena itu, kamu nikmati potongan ayam kampung juicy empuk ditumis bumbu manis gurih harum sake + mirin + kecap + gula, campur berbagai sayur musiman seperti wortel, lotus root (renkon), bamboo shoot (takenoko), shiitake, gobo (burdock root), dan konnyaku, direbus pelan sampai kuah meresap sempurna, sajikan hangat sebagai hidangan utama atau lauk nasi — stew ayam sayur paling ikonik yang selalu jadi menu wajib osechi ryori Tahun Baru, makan keluarga, atau bento spesial di seluruh Kyushu, terutama Fukuoka sejak zaman Edo! Dengan demikian, kamu langsung bawa aroma mirin mendidih + ayam manis gurih dan “kono chikuzenni wa totemo oishii, fukuoka no kokoro da yo!” ke meja makan rumah.
Kali ini, pertama-tama, kamu pelajari trik tumis ayam + sayur bertahap supaya tekstur tetap renyah (renkon & gobo tidak lembek), serta kuah manis-gurih seimbang dengan takaran sake & mirin yang pas. Selain itu, kami bagikan versi klasik Kyushu + varian tambah daging babi atau versi vegetarian. Oleh sebab itu, siapkan ayam kampung 600 g dan berbagai sayur musiman, lalu kita mulai sekarang juga!
Mengenal Chikuzenni Lebih Dekat
Chikuzenni adalah hidangan stew ayam sayur khas wilayah Chikuzen (sekarang Fukuoka, Kyushu) yang terkenal karena rasa manis-gurih yang meresap sempurna ke dalam bahan. Hidangan ini sering disajikan di osechi (makanan Tahun Baru) karena simbol keberuntungan: ayam untuk kemakmuran, lotus root untuk masa depan cerah, dan bamboo shoot untuk pertumbuhan. Karena itu, kamu tumis ayam + sayur, tambah kuah manis, rebus pelan. Setelah itu, sajikan hangat. Dengan demikian, ibu rumah tangga Fukuoka bilang: Chikuzenni asli wajib ayam kampung (untuk juicy gurih), sayur musiman segar (takenoko, renkon, gobo, shiitake), sake & mirin asli Jepang (untuk rasa dalam), dan rebus pelan sampai kuah menyusut — tidak boleh pakai ayam broiler atau kuah encer!
Yuk, langsung kita siapkan bahan-bahangannya!

Daftar Bahan Chikuzenni (untuk 4–6 orang)
Bahan Utama
- 600 g ayam kampung (paha atau dada) potong sedang
- 200 g takenoko (bamboo shoot) rebus potong irisan
- 200 g renkon (lotus root) iris tipis setengah lingkaran
- 150 g gobo (burdock root) potong serong tipis
- 6–8 buah shiitake kering (rendam dulu, potong dua)
- 1 lembar konnyaku (potong segitiga, blanch)
- 2 wortel sedang potong bulat tebal
Bahan Kuah Manis Gurih
- 400 ml dashi (dari kombu + katsuobushi)
- 100 ml sake
- 80 ml mirin
- 60 ml kecap asin (koikuchi shoyu)
- 2 sdm gula pasir (atau gula kelapa)
Untuk Bahan Tumis
- 2 sdm minyak goreng (atau minyak wijen)
- 1 sdm jahe cincang halus
Pelengkap Wajib Nasi putih hangat · Daun bawang iris tipis · Shichimi togarashi · Pickled ginger (beni shoga)
Langkah-Langkah Membuat Chikuzenni (Total ± 1,5–2 jam)
- Siapkan Sayur Rendam shiitake kering 30 menit, potong dua. Iris gobo serong tipis, rendam air + sedikit cuka 10 menit (hilangkan kepahitan). Iris renkon tipis, rendam air cuka. Blanch konnyaku 2 menit, tiriskan. Potong wortel bulat tebal (bisa iris bunga untuk cantik).
- Tumis Ayam & Sayur Panaskan minyak di panci tebal, tumis jahe cincang sampai harum. Masukkan ayam potong, tumis sampai berubah warna (5 menit). Masukkan gobo, renkon, wortel, takenoko, shiitake, dan konnyaku. Tumis rata 5–7 menit sampai sayur mulai layu.
- Masak Kuah Tuang dashi, sake, mirin, kecap asin, dan gula. Aduk rata. Didihkan sekali, lalu kecilkan api sangat pelan, tutup panci. Rebus 45–60 menit sampai ayam empuk dan sayur menyerap kuah (aduk sesekali, tambah air kalau terlalu kering).
- Finish Koreksi rasa (harus manis-gurih seimbang, tidak terlalu asin). Matikan api, diamkan 10 menit agar rasa lebih nyatu.
Penyajian Chikuzenni
Kamu tata bahan di mangkuk besar atau mangkuk individu, siram kuah manis gurih panas. Taburi daun bawang iris tipis + shichimi togarashi. Sajikan dengan nasi putih hangat + beni shoga (pickled ginger) — sumpit ambil ayam empuk + renkon renyah + shiitake juicy → langsung “kono chikuzenni wa fukuoka no kokoro da yo, oishii!”
Tips Sukses Ala Orang Jepang
- Gunakan dashi homemade (bukan instan) = rasa umami dalam dan alami.
- Rebus api sangat kecil = ayam empuk tanpa hancur, sayur menyerap kuah.
- Jangan terlalu banyak gula — rasa manis harus halus dari mirin.
- Simpan di kulkas 2–3 hari — makin lama makin enak (cocok untuk bento).
Cara Penyajian & Paduan Menu
Kamu hidangkan panas sebagai hidangan utama musim dingin, osechi Tahun Baru, atau makan keluarga. Selain itu, cocok dipadukan dengan Tamagoyaki dan sake hangat. Sebagai tambahan, putar musik tradisional Jepang atau lagu-lagu musim dingin pelan. Oleh karena itu, jelajahi juga koleksi lengkap Resep Masakan Asia kami!
Penutup
Sekarang kamu bisa bikin Chikuzenni seenak kedai oden di Fukuoka atau rumah-rumah Kyushu langsung dari panci sendiri. Oleh karena itu, rebus kaldu malam ini — besok malam Jepang Kyushu sudah ada di mangkuk, “oishii desu ne, tabete kudasai!”












