Hai, teman masak! Kami di Sendok Sejagat lagi excited nyobain hidangan pedas dari Pakistan, dan Chicken Karahi ini langsung bikin kami ingin tambah nasi dua piring. Ayam yang empuk bercampur saus tomat kental, dengan rasa pedas hangat dari cabai dan jahe yang melekat di lidah – setiap suap terasa seperti pesta rempah di mulut. Kami sering masak ini untuk makan malam keluarga, tambah roti naan hangat yang bikin kenyang tapi ringan. Hidangan ini seperti sahabat di dapur sibuk: cepat, pakai bahan sehari-hari, dan aroma tumisannya langsung bikin rumah terasa hidup. Yuk, kita tumis bumbu bareng dan masukkan ayam – prosesnya seru, dan hasilnya pasti bikin kamu ingin bagi resep ke tetangga.
Kami rasakan, keseimbangan pedas dan asam dari tomat jadi kunci nikmatnya. Selain itu, karahi ini cocok buat yang suka masak cepat tanpa ribet. Setelah beberapa kali uji di dapur, kami yakin kamu akan suka saus kental yang menempel sempurna di ayam.
Asal-Usul Chicken Karahi
Chicken Karahi berasal dari Pakistan, tepatnya wilayah Punjab dan Khyber Pakhtunkhwa di mana “karahi” merujuk pada wajan besi lebar mirip wok yang orang pakai untuk masak. Hidangan ini lahir dari tradisi masak jalanan Lahore dan Peshawar, di mana pedagang tumis ayam segar dengan rempah segar untuk sajian cepat saji.
Kami pelajari bahwa resep ini berkembang dari pengaruh Mughal abad ke-16, campur masakan Persia dengan rempah lokal seperti jahe dan cabai. Karena itu, Chicken Karahi jadi makanan penghibur di rumah tangga Pakistan, sering muncul di iftar Ramadhan atau pesta keluarga. Di sana, orang masak di karahi besar untuk rasa lebih dalam karena panas merata. Di Pakistan modern, hidangan ini populer di dhaba – kedai pinggir jalan – dengan variasi boneless atau bone-in untuk tekstur lebih juicy.
Kami di Sendok Sejagat coba versi Peshawar ini, dan rasanya seperti jalan-jalan di pasar Lahore – pedas, gurih, dan penuh kehangatan komunal. Jika kamu suka kari pedas, coba juga resep butter chicken yang kami punya – mirip creamy-nya tapi dengan sentuhan India.

Bahan-Bahan untuk Chicken Karahi
Kami siapkan untuk 4-6 porsi, gunakan ayam kampung untuk rasa lebih kaya.
- 1 kg ayam potong sedang (dengan tulang untuk kaldu alami)
- 5-6 buah tomat sedang, cincang kasar
- 4-5 siung bawang putih, haluskan
- 2 cm jahe, parut halus
- 3-4 buah cabai hijau besar, iris memanjang (sesuaikan pedas)
- 1 sendok teh bubuk ketumbar
- 1 sendok teh bubuk cabai merah (atau paprika pedas)
- ½ sendok teh bubuk kunyit
- 1 sendok teh garam (atau secukupnya)
- ½ gelas yogurt plain (untuk creamy opsional)
- 4-5 sendok makan minyak sayur atau ghee
- Daun ketumbar segar cincang untuk taburan
- Irisan jahe tipis untuk garnish
Siapkan wajan lebar atau karahi, kami sarankan besi cor untuk rasa lebih autentik.
Cara Memasak Chicken Karahi
Kami masak di api sedang agar ayam empuk tanpa kering. Total waktu sekitar 40-50 menit.
- Panaskan minyak atau ghee di wajan besar. Tumis bawang putih halus dan jahe parut sampai harum kecokelatan, sekitar 2-3 menit.
- Masukkan ayam potong. Aduk rata agar ayam berubah warna dan rempah meresap, masak 5-7 menit.
- Tambah bubuk ketumbar, bubuk cabai, bubuk kunyit, dan garam. Aduk sebentar agar rempah menempel di ayam.
- Masukkan tomat cincang dan cabai hijau iris. Aduk sampai tomat meleleh jadi saus kental, tutup wajan 10 menit agar ayam empuk.
- Buka tutup, aduk sesekali sampai minyak terpisah dari saus dan ayam matang sempurna (tes dengan garpu).
- Tambah yogurt jika pakai. Aduk cepat agar menyatu, masak 2-3 menit lagi sampai saus mengental.
- Matikan api. Taburi daun ketumbar cincang dan irisan jahe tipis.
- Sajikan panas dengan roti naan atau nasi putih.
Dengan begitu, sausmu kental gurih dan ayam empuk. Kemudian, hidangkan langsung agar aroma rempah maksimal.
Tips Sukses dan Variasi dari Dapur Sendok Sejagat
Tim kami bagi rahasia ini dari masak berkali-kali supaya hasilmu autentik tanpa gagal.
- Gunakan ayam dengan tulang – kaldu alami keluar lebih banyak, tanpa tulang lebih cepat matang tapi kurang gurih.
- Tumis rempah pelan – jangan gosong, agar aroma keluar tanpa pahit.
- Tambah yogurt di akhir – kalau awal, bisa pecah dan saus kurang halus.
- Pakai tomat segar – kalengan lebih asam, sesuaikan cabai jika tomat sudah asam.
- Untuk variasi, tambah potongan paprika merah – kami coba, tambah warna dan manis segar.
- Hindari tambah air – tomat sudah beri cairan, air berlebih bikin saus encer.
- Simpan sisa di kulkas 2 hari; panaskan ulang di wajan dengan sedikit minyak agar saus kental lagi.
- Eksperimen rempah – tambah cumin utuh untuk aroma lebih kuat, versi Lahore favorit kami.
Sebaliknya, kalau ingin lebih creamy, tambah sedikit krim di akhir. Namun, versi sederhana dengan yogurt paling nyaman. Jelajahi lebih banyak resep masakan Asia di koleksi kami untuk ide pedas serupa.
Yuk, beli ayam segar dan masak Chicken Karahi ini malam ini! Kami di Sendok Sejagat percaya, hidangan pedas seperti ini bukan cuma soal makan, tapi bikin obrolan meja makan lebih hidup. Setelah masak, share dong foto hasilmu – mungkin level pedasmu lebih berani dari kami. Selamat memasak, dan nikmati setiap suap yang penuh rempah!












