Resep Chai Tow Kway: Chai Tao Kueh Khas Singapura yang Renyah Gurih

ASIA25 Dilihat

Hai, teman gorengan renyah! Di Sendok Sejagat, kami paling suka kalau bisa bikin camilan pinggir jalan yang sederhana tapi punya rasa dalam dan tekstur bikin ketagihan—seperti hidangan yang langsung bawa nuansa hawker centre Singapura ke dapur rumah. Bayangin kamu gigit chai tow kway panas: potongan kue lobak kukus yang lembut kenyal di dalam, luar renyah garing setelah digoreng, dibalut telur dadar tipis, lobak asin gurih, dan juga kecap manis yang bikin setiap suap terasa lengkap. Kami sudah coba resep Chai Tow Kway ini berkali-kali di dapur—dari versi white sampai yang hitam manis—sampai nemu cara yang pas buat camilan sore atau sarapan di Jakarta. Yuk, kukus lobaknya kemudian kita goreng bareng hidangan Singapura ikonik yang selalu bikin orang balik lagi pesan ini!

Asal-usul Hidangan Chai Tow Kway

Chai Tow Kway (atau Chai Tao Kueh) lahir di Singapura dan Malaysia Selatan sebagai makanan hawker klasik—terutama di kawasan Teochew dan Hokkien sejak awal abad ke-20. Nama “chai tow kway” berarti “kue lobak” dalam dialek Teochew—dibuat dari lobak putih parut yang dikukus kemudian digoreng. Karena itu, hidangan ini jadi favorit pedagang kaki lima yang butuh bahan murah dan tahan lama: lobak, tepung beras, telur, dan lobak asin. Setelah itu, chai tow kway menyebar ke seluruh Singapura dan jadi salah satu ikon street food di Chomp Chomp, Lau Pa Sat, atau Maxwell Food Centre. Sampai sekarang, chai tow kway tetap makanan rakyat Singapura—ada dua versi utama: white (tanpa kecap manis) dan black (dengan kecap manis dan tauco), disajikan dengan sambal cabai dan daun bawang yang bikin rasanya makin nendang.

Bahan Utama Resep Chai Tow Kway: Lobak Putih, Tepung Beras, Lobak Asin, Telur

Bahan-bahan (untuk 4-6 porsi sebagai camilan atau sarapan)

Untuk adonan kue lobak (chai tow kway):

  • 600 gram lobak putih (daikon/mooli), parut kasar
  • 150 gram tepung beras
  • 50 gram tepung tapioka
  • 400 ml air
  • 1 sdt garam
  • 1/2 sdt merica putih bubuk
  • 2 sdm minyak sayur

Untuk topping dan penyajian:

  • 4 butir telur ayam, kocok lepas
  • 100 gram lobak asin (chai poh/chye poh), cincang halus, sangrai kering
  • 4 siung bawang putih, cincang halus
  • 3 sdm kecap manis (untuk versi black)
  • 2 sdm tauco (untuk versi black)
  • Minyak goreng secukupnya untuk menggoreng
  • Daun bawang iris halus
  • Sambal cabai atau cabai rawit iris
  • Jeruk nipis atau limau kasturi (opsional)

Cara Memasak

  1. Peras lobak parut sampai airnya keluar banyak. Sisihkan air lobak (jangan buang).
  2. Campur tepung beras dan tepung tapioka dengan air lobak + air biasa sampai rata tanpa gumpalan. Tambahkan garam dan merica putih.
  3. Panaskan minyak sayur di wajan. Tumis lobak parut sebentar sampai layu (3-4 menit). Tuang ke adonan tepung, aduk rata.
  4. Tuang adonan ke loyang bulat atau persegi yang sudah dioles minyak. Kukus selama 40-50 menit sampai padat dan matang (tes dengan tusuk gigi bersih). Dinginkan, potong dadu atau persegi.
  5. Panaskan minyak banyak di wajan. Goreng potongan kue lobak sampai kecokelatan renyah di luar, angkat, tiriskan.
  6. Di wajan yang sama, tumis bawang putih sampai harum. Masukkan lobak asin sangrai, aduk 1 menit.
  7. Masukkan potongan kue lobak goreng. Aduk rata. Tuang telur kocok, aduk cepat sampai telur matang dan menyelimuti kue.
  8. Untuk versi black: tambahkan kecap manis dan tauco, aduk sampai merata. Sajikan panas dengan daun bawang iris, sambal cabai, dan perasan jeruk nipis.

Tips Sukses Memasak Chai Tow Kway

  • Peras lobak benar-benar kering—supaya adonan nggak terlalu basah dan kue lebih padat saat kukus.
  • Kukus dengan api sedang—kalau terlalu besar, permukaan kue retak atau berlubang.
  • Goreng dengan minyak panas—supaya luar langsung kriuk dan nggak menyerap minyak banyak.
  • Kesalahan umum: adonan terlalu encer, kue jadi lembek. Karena itu, peras lobak kuat dan tambah tepung kalau perlu.
  • Variasi: buat versi white tanpa kecap manis dan tauco—lebih ringan dan fokus pada rasa lobak asin. Atau tambah udang kering cincang di adonan untuk umami ekstra.
  • Kalau suka gorengan kue lain, coba resep kue panada kami. Atau jelajahi koleksi resep masakan Asia untuk inspirasi street food lainnya.

Chai Tow Kway ini camilan yang beneran bikin nagih—renyah di luar, lembut di dalam, gurih lobak asin, dan manis kecap (kalau versi black) bikin pengen tambah terus! Coba bikin sore ini atau akhir pekan, cocok buat ngemil atau sarapan. Goreng sampai kriuk, kemudian ceritain pengalamanmu di kolom komentar ya—versi white atau black yang kamu suka? Selamat menggoreng, teman! 🥢🔥