Hai, teman yang suka masakan bersejarah dan berlapis rasa! Di Sendok Sejagat, kami gemar mengajak kamu menjelajahi hidangan yang menyimpan cerita panjang dari tanah asalnya. Bayangkan kamu menyendok sup kental berwarna merah kecokelatan, kentang kering yang empuk menyerap bumbu, daging babi meleleh lembut, dan sentuhan kacang tanah yang bikin tekstur creamy. Carapulcra ini seperti pelukan hangat dari pegunungan Andes—kaya, menghangatkan, dan pastinya penuh kejutan di setiap suap. Yuk, kita masak versi autentik tapi mudah diadaptasi di dapur rumah. Pasti kamu akan bilang, “Ini sih masakan yang bikin rindu terus!”
Asal-usul Carapulcra Khas Peru
Carapulcra termasuk salah satu hidangan tertua di Peru, berasal dari masa pra-Kolonial di wilayah Andes. Nama aslinya dalam bahasa Aymara “qala phurk’a” berarti sup yang dimasak dengan batu panas—cara tradisional suku Quechua dan juga Aymara merebus kentang kering (papa seca) di dalam periuk tanah liat dengan batu panas di dasarnya. Hidangan ini awalnya menggunakan daging liar atau charqui (daging kering) untuk tahan lama di pegunungan dingin. Setelah kedatangan Spanyol dan juga pengaruh Afrika (terutama di Chincha), resep berevolusi dengan tambahan kacang tanah, ají panca, dan juga daging babi. Sekarang, carapulcra jadi ikon masakan Creole Peru, sering muncul di pesta keluarga besar atau hari Minggu. Kami di tim Sendok Sejagat pernah nyobain versi Chincha—rasa manis-pedas-gurihnya langsung bikin terpukau!

Bahan-bahan yang Kamu Butuhkan
Untuk 6 porsi:
- 500 gram papa seca (kentang kering Peru; rendam semalaman kalau pakai yang kering keras)
- 600 gram daging babi (pork belly atau bahu, potong dadu sedang; atau campur ayam)
- 1 buah bawang bombay besar, cincang halus
- 4 siung bawang putih, haluskan
- ¾ gelas pasta ají panca (atau pasta cabai merah Peru; kalau sulit, ganti pasta cabai merah + sedikit paprika bubuk)
- ¾ gelas kacang tanah panggang tanpa kulit, haluskan kasar (atau selai kacang tanah murni)
- ½ sendok teh jintan bubuk
- 4 butir cengkeh utuh
- 1 batang kayu manis kecil
- 2 liter kaldu ayam atau babi (atau air + kaldu bubuk)
- Garam dan juga merica hitam secukupnya
- 3 sendok makan minyak goreng atau lemak babi
- Opsional: 50 gram cokelat hitam pahit (untuk rasa lebih dalam, seperti versi modern)
Pelengkap sajian:
- Nasi putih hangat
- Kentang rebus atau yuca rebus
- Daun peterseli atau cilantro segar, cincang
Cara Memasak Carapulcra
- Rendam papa seca dalam air dingin semalaman (atau minimal 4 jam). Tiriskan dan sisihkan.
- Panaskan minyak di panci besar dengan api sedang. Tumis bawang bombay sampai layu dan harum, sekitar 5 menit.
- Tambahkan bawang putih halus dan juga pasta ají panca. Aduk rata sampai bumbu matang dan mengeluarkan aroma kuat, sekitar 3-4 menit.
- Masukkan potongan daging babi. Aduk sampai daging berubah warna dan keluar lemaknya.
- Taburkan jintan bubuk, cengkeh, kayu manis, garam, dan juga merica. Aduk sebentar supaya rempah meresap.
- Tuang kaldu sampai semua bahan terendam. Didihkan, kemudian kecilkan api. Tutup panci dan rebus pelan selama 45 menit sampai daging mulai empuk.
- Masukkan papa seca yang sudah direndam. Aduk rata dan lanjutkan merebus 30-40 menit sampai kentang lunak dan menyerap kuah.
- Tambahkan kacang tanah halus. Aduk kuat supaya kuah mengental alami dan creamy.
- Kalau pakai cokelat, masukkan sekarang dan aduk sampai meleleh. Cicipi dan sesuaikan rasa dengan garam atau sedikit gula kalau perlu.
- Matikan api. Biarkan istirahat 10 menit agar rasa lebih meresap. Sajikan panas dengan nasi putih dan yuca.
Tips Sukses Membuat Carapulcra di Rumah
- Rendam papa seca benar-benar sampai lunak—kalau terburu-buru, kentang akan tetap keras dan kurang enak.
- Gunakan api kecil saat merebus—ini kunci supaya daging empuk tanpa hancur dan kuah kaya rasa.
- Jangan tambah kacang tanah terlalu awal; kalau terlalu lama dimasak, bisa pecah dan bikin kuah terlalu kental.
- Untuk variasi, ganti daging babi dengan ayam kampung atau buat versi vegetarian pakai jamur besar dan quinoa—tetap autentik dengan ají dan kacang.
- Tambahkan sedikit oregano segar di akhir kalau ingin aroma lebih segar, seperti yang sering kami lakukan untuk sentuhan modern.
- Simpan sisa carapulcra di kulkas—rasanya makin mantap besok harinya karena bumbu meresap sempurna.
Kalau kamu suka sup kental berempah seperti ini, coba juga resep gulai kambing khas Indonesia yang punya kekayaan rasa mirip. Atau jelajahi lebih banyak resep masakan Amerika di koleksi Sendok Sejagat.
Sudah siap bawa sedikit rasa Andes ke meja makan kamu? Carapulcra ini memang butuh kesabaran merebus pelan, tapi hasilnya luar biasa—kuahnya kental, dagingnya empuk, dan rempahnya bikin lidah bergoyang. Kami di Sendok Sejagat sering masak ini saat ingin sesuatu yang berbeda dan menghangatkan jiwa. Yuk, mulai rendam kentang sekarang, nyalakan kompor, dan nikmati prosesnya. Ceritakan ke kami ya kalau sudah coba—kami tunggu cerita dan foto hasil masakan kamu!







