Hai, sobat pencinta masakan sisa yang jadi bintang! Di Sendok Sejagat, kami sering bilang makanan sisa terbaik justru lahir dari kreativitas dapur, dan Bubble and Squeak ini langsung jadi andalan setelah kami tumis berkali-kali dari sisa Sunday roast. Kentang tumbuk yang renyah di luar, lembut di dalam, dicampur sayur kol dan wortel yang gurih dengan sedikit bawang karamel – setiap suap terasa crunchy di permukaan, empuk di tengah, dan aroma bawang yang bikin ingin tambah telur mata sapi di atasnya. Kami biasa sajikan ini untuk sarapan akhir pekan atau makan malam simpel, tambah saus cokelat atau mustard yang bikin lebih nagih. Hidangan ini terasa seperti cerita hangat dari dapur Inggris: sisa sayur kemarin, tumis cepat, tapi hasilnya selalu bikin orang diam-diam minta tambah. Yuk, kita panaskan wajan bareng dan campur sisa sayur – aroma bawang goreng langsung bikin dapur terasa nyaman!
Kami suka bagaimana Bubble and Squeak ini gurih tapi ringan, dengan tekstur renyah empuk yang bikin ingin gigit lagi. Selain itu, hidangan ini cocok buat yang suka masak praktis tanpa buang bahan. Setelah berkali-kali tumis dan cicip, kami yakin kamu akan suka keseimbangan renyah-gurih yang bikin ingin ulang lagi.
Asal-Usul Bubble and Squeak
Bubble and Squeak berasal dari Britania Raya, khususnya Inggris, dan sudah jadi hidangan klasik sejak abad ke-18. Nama “Bubble and Squeak” muncul karena suara “bubble” dari adonan yang mendesis dan “squeak” dari kol yang digoreng di wajan panas.
Kami pelajari bahwa resep ini lahir dari dapur kelas pekerja yang manfaatkan sisa sayur dan daging panggang hari Minggu untuk sarapan Senin. Karena itu, Bubble and Squeak sering muncul di meja keluarga atau pub tradisional, dengan variasi tambah daging sapi asap atau sosis. Pengaruh Victoria membuat hidangan ini pakai kentang tumbuk dan kol sebagai dasar, tapi Inggris beri sentuhan bawang dan mustard untuk rasa khas. Di Britania modern, hidangan ini tetap ikon comfort food, sering dibuat dari sisa makan malam atau disajikan di kafe dengan telur mata sapi di atasnya.
Kami di Sendok Sejagat coba versi rumahan Inggris ini, dan rasanya seperti duduk di meja makan keluarga kecil di London – renyah gurih, hangat, dan penuh cerita dapur sisa. Jika kamu suka tumis sayur, coba juga resep bubble and squeak versi sayur saja yang kami punya – mirip konsepnya tapi lebih ringan tanpa daging.

Bahan-Bahan untuk Bubble and Squeak
Kami buat untuk 4 porsi sarapan atau lauk.
- 500 gram kentang rebus atau panggang sisa (tumbuk kasar)
- 300 gram kol atau brussels sprouts sisa (cincang kasar)
- 1 buah wortel sisa, parut atau potong kecil
- 1 buah bawang bombay sedang, cincang halus
- 2 siung bawang putih, cincang halus
- 50-100 gram daging panggang sisa (roast beef, ayam, atau bacon, cincang kecil – opsional)
- 2 sendok makan minyak sayur atau lemak sapi (dripping)
- Garam dan lada hitam secukupnya
- 1 sendok teh mustard (opsional untuk rasa lebih tajam)
Pelengkap:
- Telur mata sapi atau telur rebus
- Saus bawang karamel atau brown sauce
Siapkan wajan besar anti lengket atau cast iron pan.
Cara Memasak Bubble and Squeak
Kami tumis semua bahan sampai renyah. Total waktu aktif sekitar 20-25 menit.
- Panaskan minyak atau lemak di wajan besar api sedang-tinggi. Tumis bawang bombay sampai layu dan mulai kecokelatan (sekitar 5 menit).
- Tambah bawang putih cincang, tumis 1 menit sampai harum.
- Masukkan kentang tumbuk kasar. Aduk rata, tekan-tekan dengan spatula agar ada bagian renyah.
- Tambah kol cincang, wortel, dan daging sisa (jika pakai). Aduk rata, masak 8-10 menit sambil sesekali tekan agar bawah kecokelatan.
- Taburi garam, lada, dan mustard (jika pakai). Aduk lagi 3-5 menit sampai seluruh bagian ada tekstur renyah kecokelatan.
- Bentuk adonan jadi satu bulatan besar atau beberapa porsi kecil di wajan. Tekan rata, goreng 4-5 menit per sisi sampai emas kecokelatan.
- Angkat, potong-potong jika besar. Sajikan panas dengan telur mata sapi di atasnya.
Dengan begitu, bubble and squeak-mu renyah luar empuk dalam dan gurih sempurna. Kemudian, hidangkan panas untuk tekstur terbaik.
Tips Sukses dan Variasi dari Dapur Sendok Sejagat
Tim kami bagikan pengalaman ini supaya bubble and squeak renyah tanpa lembek.
- Gunakan sisa sayur dingin – sayur panas bikin adonan lembek, dingin bikin lebih mudah renyah.
- Tekan adonan kuat di wajan – tekanan bikin bagian bawah kecokelatan garing, jangan terlalu sering dibalik.
- Goreng api sedang-tinggi – api kecil bikin lembek, terlalu besar bikin gosong luar mentah dalam.
- Tambah lemak sapi (dripping) – lemak sapi beri rasa autentik Inggris, minyak biasa lebih ringan.
- Untuk variasi, tambah sisa daging panggang atau bacon – kami coba, tambah rasa gurih lebih kaya.
- Hindari adonan terlalu basah – kalau terlalu lembab, tambah sedikit tepung roti agar lebih renyah.
- Simpan sisa di kulkas 2 hari; panaskan ulang di wajan kering agar kembali kriuk.
- Eksperimen sayur – tambah kacang polong atau parsnip untuk rasa lebih manis, versi rumah favorit kami.
Sebaliknya, kalau ingin lebih ringan, kurangi daging dan tambah sayur lebih banyak. Namun, versi klasik dengan sosis atau bacon paling autentik Britania. Jelajahi lebih banyak resep masakan Eropa di koleksi kami untuk inspirasi tumis serupa.
Yuk, kumpulkan sisa sayur dan sosis dari kemarin, lalu tumis Bubble and Squeak ini besok pagi! Kami di Sendok Sejagat percaya, masakan sisa seperti ini bikin masak jadi aktivitas yang cerdas dan menghangatkan hati. Setelah coba, ceritain dong tingkat renyahnya – mungkin tekanan wajanmu bikin lebih garing dari kami. Selamat memasak, dan nikmati setiap suap yang penuh rasa Britania!












