Resep Bistecca alla Fiorentina: Nikmati Steak T-Bone Tebal Panggang Khas Firenze, Italia

EROPA189 Dilihat

Halo, pecinta masakan Toscana yang sederhana namun megah! Sendok Sejagat mengajak kamu langsung bikin Bistecca alla Fiorentina asli ala Firenze sendiri. Oleh karena itu, kamu nikmati potongan steak T-bone (atau Porterhouse) Chianina tebal 3–5 cm yang dipanggang api terbuka sampai kulit luar charred renyah beraroma asap, bagian dalam tetap merah juicy rare-medium rare (suhu inti 52–55 °C), dagingnya empuk penuh lemak marmer, disajikan panas mendidih hanya dengan garam kasar + lada hitam segar + sedikit minyak zaitun extra virgin + irisan lemon segar — steak paling ikonik & legendaris yang selalu jadi menu wajib trattoria Firenze, steakhouse Chianti, atau makan malam keluarga di seluruh Toscana sejak abad ke-16, bahkan menjadi simbol kuliner Firenze di seluruh dunia! Dengan demikian, kamu langsung bawa aroma daging panggang mendesis + garam kasar dan “questa bistecca alla fiorentina è un capolavoro toscano, perfetta!” ke meja makan rumah.

Kali ini, pertama-tama, kamu pelajari trik pilih daging Chianina asli atau Wagyu/Black Angus berkualitas tinggi dengan lemak marmer melimpah + biarkan steak suhu ruang sebelum panggang + panggang api sangat tinggi singkat supaya crust sempurna & dalam tetap merah juicy. Selain itu, kami bagikan versi klasik Firenze (tanpa bumbu berlebih) + varian modern dengan sedikit rosemary atau garlic rub. Oleh sebab itu, siapkan steak T-bone 1,2–2 kg dan garam kasar, lalu kita mulai sekarang juga!

Mengenal Bistecca alla Fiorentina Lebih Dekat

Bistecca alla Fiorentina adalah steak T-bone khas Firenze yang terdiri dari dua potong daging: sirloin (kontrofiletto) & tenderloin (filetto), dipisahkan tulang T-shape. Hidangan ini sangat sederhana: hanya garam, lada, dan api panggang — tidak ada marinasi rumit, saus, atau bumbu berlebih. Karena itu, kamu panggang steak tebal di api terbuka atau grill panas tinggi. Setelah itu, sajikan panas. Dengan demikian, macellaio Firenze bilang: Bistecca alla Fiorentina asli wajib daging Chianina muda (untuk rasa manis & tekstur empuk), tebal minimal 3 cm (ideal 4–5 cm), panggang rare-medium rare (suhu inti 50–55 °C), dan disajikan tanpa saus — tidak boleh pakai daging tanpa tulang atau well-done!

Yuk, langsung kita siapkan bahan-bahangannya!

Bahan bistecca alla fiorentina steak T-bone Chianina garam kasar lada hitam minyak zaitun lemon

Daftar Bahan Bistecca alla Fiorentina (untuk 2–4 porsi Firenze)

Bahan Utama

  • 1 potong steak T-bone atau Porterhouse Chianina (1,2–2 kg, tebal 4–6 cm, dengan tulang T-shape)

Bahan Bumbu Minimalis

  • Garam kasar laut (fleur de sel atau sale grosso) secukupnya
  • Lada hitam segar digiling kasar secukupnya
  • 2–3 sdm minyak zaitun extra virgin Toscana (untuk finishing)
  • 1–2 buah lemon segar (potong irisan tebal untuk diperas)

Pelengkap Wajib Arugula segar atau salad hijau sederhana · Kentang panggang atau cannellini beans · Red wine Chianti Classico atau Brunello di Montalcino · Baguette atau pane Toscano panggang

Langkah-Langkah Membuat Bistecca alla Fiorentina (Total ± 45–60 menit + istirahat)

  1. Siapkan Steak Keluarkan steak dari kulkas minimal 1–2 jam sebelum masak supaya mencapai suhu ruang (sangat penting untuk memasak merata). Keringkan permukaan steak dengan tisu dapur sampai benar-benar kering. Taburi garam kasar + lada hitam segar digiling kasar di kedua sisi secara merata (lakukan saat akan memanggang agar garam tidak menarik air keluar).
  2. Panaskan Grill atau Wajan Siapkan grill arang (ideal) atau grill pan cast iron sampai sangat panas (smoking hot, ± 250–300 °C). Jika pakai grill arang: buat zona panas tinggi & zona sedang. Jika pakai grill pan: panaskan tanpa minyak sampai asap mengepul.
  3. Panggang Steak Letakkan steak di atas api/heat paling tinggi. Panggang 3–5 menit per sisi untuk crust charred sempurna (jangan gerakkan steak terlalu sering). Panggang sisi tulang juga 1–2 menit agar lemak meleleh. Pindah ke zona panas sedang (atau turunkan api), panggang lagi 2–4 menit per sisi tergantung ketebalan & tingkat kematangan:
    • Rare: 50–52 °C inti
    • Medium-rare: 54–56 °C inti (paling direkomendasikan untuk Bistecca) Gunakan termometer daging untuk akurasi.
  4. Istirahat & Finishing Angkat steak, letakkan di papan kayu atau piring hangat, tutup longgar dengan foil. Istirahatkan 8–10 menit (suhu akan naik ± 3–5 °C). Potong melawan serat menjadi irisan tebal 1–2 cm (potong di kedua sisi tulang terpisah: sirloin & tenderloin). Siram minyak zaitun extra virgin & peras lemon segar di atas irisan daging.

Penyajian Bistecca alla Fiorentina

Kamu tata irisan steak di piring besar kayu atau piring saji panas, taburi garam kasar tambahan + lada hitam segar. Sajikan dengan arugula segar + cannellini beans + red wine Chianti — pisau potong daging → gigit kulit charred renyah → daging juicy merah + lemak meleleh → langsung “questa bistecca è una vera Fiorentina, perfetta!”

Tips Sukses dari Sendok Sejagat

  1. Daging Chianina tebal 4–6 cm = tekstur empuk & rasa manis alami maksimal.
  2. Suhu ruang sebelum panggang = memasak merata & crust sempurna.
  3. Panggang api sangat tinggi singkat = charred luar & juicy dalam.
  4. Istirahat 8–10 menit = jus merata & daging lebih empuk.

Cara Penyajian & Paduan Menu

Kamu hidangkan sebagai hidangan utama makan malam spesial, atau menu keluarga besar. Selain itu, cocok dipadukan dengan Ribollita dan Chianti Classico. Sebagai tambahan, putar musik tarantella Toscana atau lagu-lagu Firenze pelan. Oleh karena itu, jelajahi juga koleksi lengkap Resep Masakan Eropa kami!

Penutup

Sekarang kamu bisa bikin Bistecca alla Fiorentina seenak steakhouse Firenze atau trattoria Chianti langsung dari grill sendiri. Oleh karena itu, marinasi malam ini — besok malam Toscana sudah ada di piring, “buon appetito, una vera bistecca fiorentina!”