Resep Arem-Arem: Lontong Isi Ayam Suwir dan Sambal Khas Jawa Tengah yang Gurih

INDONESIA16 Dilihat

Hai, teman lontong rumahan! Di Sendok Sejagat, kami paling suka kalau pagi-pagi bikin sesuatu yang bisa dibawa bekal atau disantap bareng keluarga—aromanya langsung bikin rumah terasa hangat dan penuh. Bayangin kamu buka daun pisang arem-arem: lontong pulen kenyal, isian ayam suwir bumbu kental manis pedas, dan sedikit sambal yang bikin setiap gigitan terasa lengkap. Kami sudah bikin resep arem-arem ini berkali-kali di dapur—dari versi klasik Jawa Tengah sampai yang lebih kaya rempah—sampai nemu takaran yang pas banget buat sarapan, bekal, atau camilan sore di Jakarta. Yuk, siapkan daun pisang dan kita bungkus bareng lontong isi yang selalu bikin orang berebut potong ini!

Asal-usul Hidangan Arem-Arem

Arem-arem lahir di Jawa Tengah, terutama di daerah Solo, Semarang, dan sekitar Purwokerto—sebagai makanan pendamping atau bekal pekerja sawah dan pedagang sejak zaman dulu. Nama “arem-arem” berasal dari bahasa Jawa yang berarti “enak sekali” atau “enak banget”—menggambarkan betapa lezatnya lontong isi ini. Karena itu, arem-arem jadi makanan praktis yang tahan lama: nasi dibungkus daun pisang, diisi sambal goreng atau ayam suwir, lalu dikukus supaya awet berjam-jam tanpa kulkas. Setelah itu, hidangan ini menyebar ke seluruh Jawa sebagai camilan pasar, takjil Ramadan, atau sarapan pagi di warung pinggir jalan. Sampai sekarang, arem-arem tetap ikon kuliner Jawa Tengah—selalu ada di gerobak nasi kucing, angkringan, atau kotak makan anak sekolah, disajikan dengan sambal kacang atau kecap manis yang bikin rasanya makin mantap.

Bahan segar resep arem-arem Jawa Tengah: beras ketan rendam, ayam suwir, bawang merah, bawang putih, cabai merah, gula merah sisir, daun salam, lengkuas, daun pisang muda di atas meja dapur kayu

Bahan-bahan (untuk sekitar 12-15 buah arem-arem ukuran sedang)

Untuk lontong:

  • 500 gram beras ketan (rendam 2 jam, tiriskan)
  • 700 ml santan encer (dari 1 butir kelapa)
  • 1 sdt garam
  • Daun pisang muda secukupnya (rebus sebentar biar lentur, potong 20×25 cm)

Untuk isian ayam suwir:

  • 300 gram dada atau paha ayam (rebus, suwir halus)
  • 4 siung bawang merah, cincang halus
  • 3 siung bawang putih, cincang halus
  • 3 buah cabai merah keriting, iris halus
  • 2 lembar daun salam
  • 2 cm lengkuas, memarkan
  • 1 sdm gula merah sisir
  • 1 sdt garam
  • 1/2 sdt merica bubuk
  • 3 sdm kecap manis
  • Minyak goreng secukupnya

Cara Memasak

  1. Rebus ayam sampai empuk, suwir halus, sisihkan air rebusannya sedikit untuk isian.
  2. Panaskan minyak di wajan. Tumis bawang merah dan bawang putih sampai harum, sekitar 2 menit.
  3. Masukkan cabai iris, daun salam, dan lengkuas. Tumis lagi 1 menit sampai layu.
  4. Tambahkan ayam suwir. Aduk rata, tuang sedikit air rebusan ayam, kecap manis, gula merah, garam, dan merica. Masak sampai kering dan bumbu meresap, sekitar 8-10 menit. Dinginkan.
  5. Campur beras ketan dengan santan encer dan garam. Aduk rata.
  6. Ambil selembar daun pisang, taruh 2 sdm beras ketan, ratakan. Tambah 1 sdm isian ayam di tengah. Tutup dengan 2 sdm beras lagi, bungkus rapat bentuk silinder, ikat kedua ujung dengan lidi atau tali.
  7. Tata arem-arem di kukusan. Kukus dengan api sedang selama 45-60 menit sampai matang dan daun pisang berubah warna gelap.
  8. Angkat, biarkan agak dingin 10 menit. Potong miring atau sajikan utuh dengan sambal kacang atau kecap manis.

Tips Sukses Memasak Arem-Arem

  • Rendam beras ketan minimal 2 jam—supaya pulen dan matang merata saat kukus.
  • Bungkus rapat tapi jangan terlalu ketat—biar ada ruang ekspansi nasi saat matang.
  • Kukus dengan api sedang—kalau terlalu besar, luar matang dalam mentah. Karena itu, cek setelah 45 menit dengan membuka satu bungkus.
  • Kesalahan umum: isian terlalu basah, lontong jadi lembek. Tumis ayam sampai benar-benar kering sebelum dibungkus.
  • Variasi: isi dengan sambal goreng tempe atau telur rebus potong untuk versi vegetarian. Atau tambah santan kental di beras untuk lebih gurih.
  • Kalau suka lontong isi lain, coba resep lontong opor kami yang juga Jawa. Atau jelajahi koleksi resep makanan Indonesia untuk inspirasi camilan pasar lainnya.

Arem-arem ini lontong yang bikin satu bungkus nggak pernah cukup—pulen gurih, isian ayam manis pedas, dan aroma daun pisang bikin kangen rumah! Coba bikin pagi ini atau besok buat bekal, pasti habis sebelum siang. Bungkus, foto, dan ceritain ke kami di kolom komentar ya—isinya ayam suwir atau sambal goreng yang kamu pilih? Selamat membungkus, teman! 🍚🌿