Hai, sobat pencinta street food yang bikin jalanan Peru terasa dekat di rumah! Di Sendok Sejagat, kami sering terpikat dengan camilan panggang yang sederhana tapi punya rasa dalam dari api arang, dan Anticuchos de Corazón ini langsung jadi favorit setelah kami grill berkali-kali di dapur. Jantung sapi yang empuk juicy, dibalur bumbu aji panca pedas dan cuka, ditusuk dan dipanggang sampai kecokelatan – setiap gigitan terasa gurih daging di mulut, pedas yang pas di lidah, dan asap arang yang bikin ingin tambah lagi. Kami biasa sajikan ini sebagai camilan malam atau pembuka pesta, tambah kentang rebus atau jagung manis yang bikin rasa lebih lengkap. Hidangan ini terasa seperti cerita hangat dari pasar Lima: jantung segar, rempah sederhana, tapi hasilnya selalu bikin orang diam-diam minta tambah. Yuk, kita marinasi jantung bareng dan tusuk – aroma aji panca yang menguar langsung bikin dapur terasa penuh fiesta!
Kami suka bagaimana Anticuchos de Corazón ini punya rasa pedas gurih yang pas, dengan tekstur empuk yang kontras sempurna dengan kulit renyah. Selain itu, tusuk ini cocok buat yang suka street food Peru dengan protein jantung sapi. Setelah berkali-kali grill dan cicip, kami yakin kamu akan suka keseimbangan pedas-asam yang bikin ingin ulang lagi.
Asal-Usul Anticuchos de Corazón
Anticuchos de Corazón berasal dari Peru, khususnya pasar-pasar di Lima dan wilayah Andes, dan sudah jadi street food legendaris sejak zaman Inca. Hidangan ini lahir dari tradisi masyarakat Peru yang memanfaatkan jantung sapi untuk tusuk panggang murah tapi bergizi tinggi.
Kami pelajari bahwa resep ini berkembang dari kebiasaan pedagang kaki lima yang suka sajian cepat di atas arang untuk pekerja malam. Karena itu, Anticuchos de Corazón sering muncul di gerobak pasar, acara pesta, atau rumah makan Peru, dengan aji panca sebagai ciri khas rasa pedasnya. Pengaruh Inca membuatnya pakai cuka dan rempah sederhana untuk empuk, tapi Peru modern tambah kentang rebus sebagai pendamping. Di Peru sekarang, tusuk ini tetap ikon street food, sering dibuat sendiri di rumah atau dijual di food truck dengan variasi jantung ayam.
Kami di Sendok Sejagat coba versi Lima autentik ini, dan rasanya seperti jalan di pasar Peru – pedas gurih, juicy, dan penuh cerita malam hari. Jika kamu suka tusuk panggang, coba juga resep chicken satay yang kami punya – mirip teknik tusuknya tapi dengan rasa Indonesia.

Bahan-Bahan untuk Anticuchos de Corazón
Kami buat untuk 4-6 porsi (sekitar 12-15 tusuk).
- 800 gram jantung sapi segar (cuci bersih, buang selaput dan urat)
- 3 sendok makan aji panca pasta (atau cabai merah kering halus)
- 4 sendok makan cuka anggur merah
- 4 siung bawang putih, haluskan
- 1 sendok teh jinten bubuk
- 1 sendok teh oregano kering
- Garam dan lada hitam secukupnya
- 3 sendok makan minyak zaitun
Untuk pendamping:
- 6 buah kentang kecil, rebus
- 2 buah jagung manis, potong-potong
- Saus aji atau salsa pedas
Untuk tusuk:
- Tusuk sate bambu (rendam air 30 menit)
Siapkan grill atau panggangan arang, dan mangkuk besar.
Cara Memasak Anticuchos de Corazón
Kami marinasi dulu, tusuk, lalu panggang. Total waktu sekitar 45 menit + marinasi.
- Potong jantung sapi menjadi kubus 3 cm. Campur dengan aji panca, cuka, bawang putih halus, jinten, oregano, garam, lada, dan minyak zaitun. Aduk rata.
- Diamkan marinasi di kulkas minimal 1 jam (lebih baik semalam) agar bumbu meresap ke dalam daging.
- Tusuk potongan jantung di tusuk sate (4-5 potong per tusuk).
- Panaskan grill atau arang api sedang. Oles tusuk dengan sisa marinasi.
- Panggang 8-10 menit sambil dibalik sesekali sampai kecokelatan luar dan matang dalam (internal 63°C).
- Rebus kentang dan jagung sampai matang sebagai pendamping.
- Sajikan tusuk panas dengan kentang, jagung, dan saus aji di samping.
- Tabur garam ekstra jika suka.
Dengan begitu, anticuchos-mu gurih pedas sempurna. Kemudian, nikmati selagi panas untuk rasa maksimal.
Tips Sukses dan Variasi dari Dapur Sendok Sejagat
Tim kami bagikan pengalaman ini supaya jantung empuk dan tidak alot.
- Marinasi semalam – marinasi singkat bikin rasa kurang meresap, semalam bikin empuk juicy.
- Panggang api sedang – api besar bikin luar gosong dalam mentah, sedang bikin matang merata.
- Tusuk rapat – tusuk longgar bikin jantung kering, rapat bikin juicy.
- Gunakan jantung sapi segar – jantung basi bikin amis, segar beri rasa manis alami.
- Untuk variasi, ganti jantung sapi dengan jantung ayam atau tambah cabai lebih banyak – kami coba, tambah pedas dan rasa lebih ringan.
- Hindari overcook – lebih dari 10 menit bikin alot, cukup sampai kecokelatan.
- Simpan sisa di kulkas 2 hari; panaskan ulang di grill rendah agar tetap juicy.
- Eksperimen pendamping – tambah kentang rebus atau jagung untuk rasa lebih lengkap, versi rumah favorit kami.
Sebaliknya, kalau ingin lebih ringan, kurangi aji panca dan ganti dengan cabai biasa. Namun, versi klasik dengan jantung sapi banyak paling autentik Peru. Jelajahi lebih banyak resep masakan Amerika di koleksi kami untuk inspirasi tusuk serupa.
Yuk, marinasi jantung malam ini dan grill Anticuchos de Corazón besok! Kami di Sendok Sejagat percaya, tusuk seperti ini bikin momen makan jadi lebih seru dan penuh rasa. Setelah coba, ceritain dong pedasnya – mungkin grillmu bikin lebih harum dari kami. Selamat memasak, dan nikmati setiap suap yang penuh cerita Peru!












