Resep Perkedel Jagung Khas Manado: Renyah Gurih dengan Manis Jagung Segar

Halo, kawan masak! Di Sendok Sejagat, kami suka banget gorengan yang pakai bahan lokal melimpah, dan perkedel jagung ala Manado ini langsung bikin kami ketagihan sejak pertama coba. Camilan ini tipis renyah di luar, tapi di dalam jagungnya masih terasa manis segar dan juicy – gigit sekali, langsung ingin ambil lagi. Kami sering bikin ini untuk teman ngopi sore atau lauk pendamping nasi hangat, tambah dabu-dabu pedas yang bikin nagih. Bahan mudah dicari di pasar, proses gorengnya cepat, dan aroma jagung goreng langsung memenuhi dapur. Yuk, kita serut jagung bareng dan mulai goreng – pasti kamu bakal suka sensasi kriuknya yang tahan lama.

Kami temukan, rahasia renyahnya ada di campuran tepung yang pas dan jagung yang masih segar. Selain itu, perkedel ini cocok buat stok camilan atau pesta kecil. Setelah berkali-kali eksperimen, kami yakin kamu akan dapat hasil yang super garing tanpa lembek.

Asal-Usul Perkedel Jagung Manado

Perkedel jagung, atau sering disebut perkedel milu di sana, jadi bagian ikonik kuliner Manado, Sulawesi Utara. Hidangan ini lahir dari tradisi gorengan sederhana masyarakat Minahasa yang manfaatkan jagung lokal melimpah sebagai bahan utama.

Di Manado, orang sering bikin ini sebagai camilan harian atau teman makan bersama dabu-dabu – sambal khas pedas segar dari cabai, tomat, dan bawang. Karena itu, perkedel jagung muncul di warung kaki lima atau rumah tangga, terutama saat musim jagung panen. Pengaruh Belanda lewat fritter kentang adaptasi jadi versi jagung karena bahan lebih murah dan mudah tumbuh di tanah vulkanik Sulawesi.

Kami pelajari bahwa versi Manado beda dari bakwan jagung biasa – lebih tipis, lebih kriuk, dan jagungnya dominan tanpa banyak tepung. Selain itu, orang sering goreng besar-besar untuk rasa lebih dalam. Kami di Sendok Sejagat coba resep autentik ini, dan rasanya bawa kami ke pinggir jalan Manado – renyah, manis, dan penuh rasa rumah. Jika kamu suka gorengan sayur, coba juga resep bakwan sayur yang kami punya – mirip kriuknya tapi dengan variasi sayuran.

Bahan-bahan resep perkedel jagung termasuk jagung manis segar, daun bawang, seledri, daun jeruk, tepung, dan cabai siap digoreng

Bahan-Bahan untuk Perkedel Jagung

Kami buat untuk sekitar 15-20 potong, cukup buat 4-6 orang sebagai camilan.

  • 3 buah jagung manis ukuran besar (pipil atau serut, sekitar 500-600g)
  • 1 batang daun bawang, iris halus
  • 1 batang seledri, iris halus
  • 3 lembar daun jeruk, buang tulang, iris tipis halus
  • 2 siung bawang putih, haluskan
  • 3-4 buah cabai rawit (atau cabai keriting), iris tipis (sesuaikan pedas)
  • 5-6 sendok makan tepung terigu
  • 2-3 sendok makan tepung beras atau maizena (untuk kriuk ekstra)
  • 1 butir telur (opsional, untuk ikat adonan)
  • 1 sendok teh garam
  • ½ sendok teh kaldu bubuk (atau gula secukupnya untuk manis alami)
  • Lada bubuk secukupnya
  • Minyak goreng secukupnya untuk deep fry

Siapkan wajan besar dan tissue dapur untuk tiriskan minyak.

Cara Memasak Perkedel Jagung

Kami goreng langsung agar kriuk tahan lama. Total waktu sekitar 30-40 menit.

  1. Serut jagung dari tongkolnya. Campur jagung serut dengan bawang putih halus, daun bawang, seledri, daun jeruk, cabai iris, garam, kaldu bubuk, dan lada.
  2. Tambah telur jika pakai. Aduk rata agar bumbu meresap.
  3. Masukkan tepung terigu dan tepung beras/maizena bertahap. Aduk sampai adonan kental tapi masih bisa dibentuk tipis (jangan terlalu encer).
  4. Panaskan minyak banyak di wajan hingga panas (tes dengan tetes adonan, langsung mengembang).
  5. Ambil sesendok adonan, pipihkan tipis di sendok lalu goreng. Goreng beberapa potong sekaligus, balik sekali agar matang merata.
  6. Goreng api sedang sampai kecokelatan keemasan dan kriuk (sekitar 3-4 menit per sisi).
  7. Angkat dan tiriskan di tissue dapur agar minyak hilang.
  8. Sajikan panas dengan dabu-dabu atau sambal favorit.

Dengan begitu, perkedelmu renyah luar biasa dan jagungnya terasa manis. Kemudian, nikmati selagi hangat untuk sensasi terbaik.

Tips Sukses dan Variasi dari Dapur Sendok Sejagat

Tim kami bagikan trik dari pengalaman goreng berkali-kali supaya hasil kriuk tahan lama.

  • Gunakan jagung segar manis – jagung beku atau kalengan kurang manis dan bisa lembek.
  • Pipihkan adonan tipis – tebal bikin dalam kurang matang dan kurang kriuk.
  • Goreng api sedang – api besar gosong luar tapi lembek dalam, api kecil minyak meresap.
  • Tambah tepung beras/maizena – ini rahasia kriuk awet, jangan ganti semua tepung terigu.
  • Untuk variasi, tambah wortel parut halus – kami coba, tambah warna dan tekstur manis.
  • Hindari adonan terlalu basah – tambah tepung sedikit jika lengket, tapi jangan berlebih agar jagung tetap dominan.
  • Simpan sisa di wadah kedap udara; panaskan ulang di oven 180°C 5 menit agar kriuk lagi (jangan microwave, lembek).
  • Eksperimen cabai – lebih banyak untuk pedas Manado asli, atau kurangi untuk anak-anak.

Sebaliknya, kalau ingin lebih sehat, goreng dengan air fryer – hasil hampir sama kriuknya. Namun, versi deep fry klasik paling autentik. Jelajahi lebih banyak resep Masakan Nusantara di koleksi kami untuk ide seru lainnya.

Yuk, beli jagung segar dan goreng sekarang! Kami di Sendok Sejagat yakin, satu gigitan perkedel jagung ini sudah bikin kamu ingin bikin lagi besok. Setelah coba, share dong foto hasilmu – mungkin kamu punya tambahan bumbu rahasia dari dapur rumah. Selamat menggoreng, dan nikmati kriuk manisnya sampai habis!