Resep Beyaynetu: Hidangan Sayur Beragam Khas Etiopia yang Penuh Warna

AFRIKA10 Dilihat

Hai, teman masak berani rasa! Di Sendok Sejagat, kami paling suka kalau bisa bikin satu piring yang sudah lengkap sendiri—sayur, bumbu, tekstur, dan warna yang bikin mata langsung lapar. Bayangin kamu tuang beyaynetu di injera: kuah kik alicha kuning lembut, mesir wat merah pedas, gomen hijau gurih, dan juga beberapa sayur lain yang saling melengkapi. Kami sudah masak resep beyaynetu ini berkali-kali di dapur—mulai dari versi sederhana sampai full 10 jenis sayur—sampai nemu cara yang praktis tapi rasa tetap kaya rempah Ethiopia. Yuk, siapkan wajan dan injera, kita masak bareng hidangan vegetarian ikonik yang selalu jadi bintang di meja makan Ethiopia ini!

Asal-usul Hidangan Beyaynetu

Beyaynetu artinya “berbagai macam” dalam bahasa Amharic—hidangan ini lahir dari tradisi puasa (tsom) di kalangan Kristen Ortodoks Ethiopia. Selama puasa panjang (bisa sampai 180 hari setahun), umat tidak boleh makan daging, susu, atau telur—karena itu, mereka kembangkan masakan sayur yang kaya rasa dan bergizi dari bahan lokal seperti kacang-kacangan, sayuran hijau, dan rempah. Karena itu, beyaynetu jadi simbol solidaritas dan kreativitas kuliner—disajikan di atas injera asam sebagai “piring” yang bisa dimakan. Setelah itu, hidangan ini menyebar ke seluruh Ethiopia dan diaspora—menjadi menu wajib di restoran Ethiopia, pesta, dan acara keluarga. Sampai sekarang, beyaynetu tetap makanan favorit saat puasa atau makan siang sehari-hari—selalu penuh warna, tekstur, dan rempah yang bikin setiap suap terasa berbeda tapi harmonis.

Bahan segar resep beyaynetu Etiopia: kacang kuning kering, lentil merah, collard greens iris, bawang bombay, bawang putih, berbere bubuk, injera segar, minyak sayur di atas meja dapur kayu

Bahan-bahan (untuk 6-8 porsi)

Untuk Kik Alicha (kacang kuning kuah kuning lembut):

  • 200 gram kacang kuning kering (kik), rendam semalaman
  • 2 buah bawang bombay sedang, cincang halus
  • 4 siung bawang putih, cincang halus
  • 1 sdt kunyit bubuk
  • 1 sdt jinten bubuk
  • Garam secukupnya
  • 3 sdm minyak sayur atau kibbeh

Untuk Misir Wat (lentil merah kuah pedas):

  • 200 gram lentil merah (masoor dal)
  • 2 buah bawang bombay besar, cincang halus
  • 4 siung bawang putih, cincang halus
  • 2 sdm berbere (atau campur cabai bubuk, paprika, jahe, jinten, ketumbar)
  • 2 sdm pasta tomat
  • Garam dan minyak secukupnya

Bahan Untuk Gomen (sayur collard greens gurih):

  • 500 gram collard greens atau bayam (atau campur), iris halus
  • 2 buah bawang bombay, cincang
  • 4 siung bawang putih, cincang
  • 1 sdt jahe parut
  • Garam dan minyak

Pelengkap:

  • Injera segar atau roti tebal
  • Bawang merah iris tipis
  • Cabai segar iris

Cara Memasak

  1. Rebus kacang kuning sampai empuk (sekitar 30-40 menit). Tiriskan, sisihkan.
  2. Panaskan minyak di wajan besar. Tumis bawang bombay dan bawang putih sampai layu, sekitar 5 menit.
  3. Masukkan kunyit dan jinten. Aduk 1 menit sampai harum. Tambahkan kacang kuning rebus. Masak 10 menit dengan api kecil sambil sesekali diaduk.
  4. Untuk misir wat: tumis bawang bombay dan bawang putih sampai karamel, sekitar 8 menit. Tambahkan berbere dan juga pasta tomat. Aduk 3 menit.
  5. Masukkan lentil merah dan air secukupnya. Masak sampai lentil lunak dan kuah mengental, sekitar 25-30 menit. Bumbui garam.
  6. Untuk gomen: tumis bawang bombay dan bawang putih. Tambahkan jahe. Masukkan sayur iris. Masak sampai layu dan empuk, sekitar 15 menit. Bumbui garam.
  7. Susun semua sayur di atas injera: kik alicha kuning, misir wat merah, gomen hijau, kemudian tambahkan sayur lain kalau ada (misal shiro atau atakilt wat).
  8. Taburi bawang merah iris dan cabai segar. Sajikan panas dan makan dengan tangan—sobek injera, ambil sayur, dan nikmati.

Tips Sukses Memasak Beyaynetu

  • Gunakan berbere asli kalau bisa—rasa pedas dan juga kompleksnya beda dari cabai bubuk biasa.
  • Masak setiap sayur terpisah—supaya rasa dan warna tetap jernih, nggak tercampur.
  • Aduk kuah misir wat pelan—lentil mudah hancur jadi bubur kalau diaduk terlalu keras.
  • Kesalahan umum: injera terlalu kering atau sayur kurang bumbu. Karena itu, gunakan injera segar dan jangan pelit garam.
  • Variasi: tambah shiro (tepung kacang) atau atakilt wat (sayur wortel kentang) untuk lebih beragam. Atau buat versi ringan tanpa minyak banyak.
  • Kalau suka sayur kuah rempah lain, coba resep misir wat kami yang pedasnya mantap. Atau jelajahi koleksi resep masakan Afrika untuk inspirasi vegetarian kaya rasa lainnya.

Beyaynetu ini beneran bikin meja makan penuh warna dan rasa—asam, pedas, gurih, lembut, semua ada dalam satu piring! Coba masak akhir pekan ini, cocok buat makan malam keluarga atau ajak teman makan bareng. Susun di atas injera, kemudian ceritain pengalamanmu di kolom komentar ya—sayur favoritmu yang mana? Selamat memasak, teman! 🥘🌶️